PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap praktik phishing yang memanfaatkan situs palsu.
Modus ini dirancang sedemikian rupa agar terlihat meyakinkan dan sulit dibedakan dari situs resmi.
Waspadai website palsu yang menyerupai asli
Perseroan meminta nasabah untuk selalu memeriksa kembali alamat situs (URL) resmi sebelum mengakses layanan digital guna menghindari ancaman phishing melalui website palsu.“BRI mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tautan yang mencurigakan. Pastikan selalu mengakses layanan melalui kanal resmi BRI dan tidak pernah membagikan data pribadi kepada pihak manapun,” direktur IT BRI Saladin D. Effendi dilansir Antara, Rabu, 1 April 2026.
| Baca juga: Jangan Asal Klik! VIDA Ungkap Lonjakan Penipuan Digital Saat THR |
Modus phishing lewat link palsu
Lebih lanjut, Saladin menjelaskan bahwa salah satu modus yang paling sering digunakan pelaku adalah penyebaran tautan (link) palsu melalui pesan singkat, email, maupun aplikasi percakapan.Tautan tersebut biasanya menyerupai tampilan resmi dan bertujuan mencuri data sensitif seperti user ID, PIN, password, hingga kode OTP melalui teknik social engineering.
Sebagai langkah pencegahan, BRI mengajak masyarakat untuk hanya menggunakan dan mengakses layanan melalui kanal resmi perseroan, seperti website resmi BRI pada alamat https://bri.co.id serta internet banking BRI pada alamat https://ib.bri.co.id.
BRI menegaskan bahwa perseroan tidak pernah meminta data sensitif nasabah seperti PIN, password, maupun kode OTP melalui tautan ataupun pihak yang tidak resmi.
Selain itu, apabila nasabah menemukan indikasi tindakan social engineering atau aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan BRI, nasabah diimbau untuk segera menghubungi Contact Center BRI di 1500017 guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News