Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Pertamina Retail Dukung Pengembangan SDM Berkualitas untuk Tingkatkan Daya Saing

Angga Bratadharma • 29 Juli 2022 10:43
Brebes: Pertamina Retail (PTPR), anak perusahaan Pertamina Patra Niaga, terus memacu laju bisnis sekaligus mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di Tanah Air. Adapun SDM mumpuni sangat dibutuhkan di tengah sengitnya persaingan dan di era digitalisasi yang segalanya serba terhubung satu sama lain.
 
Ast Manager Legal Compliance yang mewakili Manager Corporate Secretary & Legal PTPR Andi Wasis mengungkapkan pihaknya kini mendukung potensi kewirausahaan. "Dengan sebelumnya berfokus pada pengembangan pendidikan, kini PTPR juga ingin mendukung potensi kewirausahaan," kata Andi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 29 Juli 2022.

 
Upaya itu, lanjutnya, dilakukan bersama e-teaching dengan memberikan pelatihan dan pengembangan kompetensi guru. Program ini berfokus pada pelatihan kompetensi di bidang pedagogik, sosial, kepribadian, profesional, dan teknologi melalui akses pembelajaran materi daring kelas pengayaan virtual, diskusi intensif dengan fasilitator, serta layanan konseling.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Di era seperti sekarang, baik guru maupun siswa harus dapat beradaptasi tidak hanya dari sisi penggunaan teknologi, namun juga bagaimana menerapkan metode belajar yang aktif dan interaktif," ujarnya.
Baca: Mendag: Ekspor CPO ke Tiongkok Bisa Kerek Harga TBS di Atas Rp2.000/Kg

CSR PTPR ini dilaksanakan untuk mendukung operasional unit bisnis PTPR baik itu SPBU COCO maupun pertashop. Diharapkan langkah tersebut bisa mengembangkan potensi dan mempunyai pengalaman dalam menyelesaikan masalah di dunia kerja.
 
Di sisi lain, pemerintah mendorong kesiapan SDM untuk memanfaatkan potensi digital yang ada di Indonesia. Kesiapan SDM dinilai menjadi salah satu kunci agar digitalisasi ini bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.
 
"Jadi digitalisasi itu kedalaman sektor jadi kunci. Salah satu yang penting itu SDM," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
 
Ia menambahkan pemerintah telah meminta para pemilik startup maupun unicorn dan decacorn yang ada di Indonesia membangun kantornya di Indonesia. Hal ini dilakukan agar ada transfer teknologi kepada tenaga kerja dalam negeri dalam memanfaatkan digitalisasi.
 
"Jangan sampai digitalisasi yang dilakukan di Indonesia masih menggunakan back office di Bangalore, India. Kita minta startup, dan para unicorn, decacorn memindahkan back office mereka ke Indonesia. Tentu jadinya pendidikan menjadi penting," pungkasnya.

 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif