CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. Foto: Metrotvnews.com/M Kautsar
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. Foto: Metrotvnews.com/M Kautsar

Prabowo Tunjuk WN Australia Pimpin PT DSI, Siapa Luke Thomas Mahony?

Annisa ayu artanti • 21 Mei 2026 18:07
Ringkasnya gini..
  • Luke Thomas Mahony ditunjuk jadi Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia.
  • Eks petinggi PT Vale Indonesia itu dipercaya kelola ekspor komoditas strategis RI.
Jakarta: Nama Luke Thomas Mahony mendadak jadi sorotan usai ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), badan usaha baru bentukan pemerintah yang akan mengelola ekspor sejumlah komoditas strategis nasional.
 
Penunjukan warga negara Australia tersebut dikonfirmasi langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
 
"Untuk saat ini Luke Thomas," kata Rosan dilansir Antara, Kamis, 21 Mei 2026.

Siapa Luke Thomas?

Luke Thomas merupakan warga negara Australia yang pernah menjabat sebagai Direktur PT Vale Indonesia.

Merangkum berbagai sumber, Luke Thomas adalah orang lama yang berkarier di PT Vale Indonesia. Alumnus University of South Wales ini memulai karier pada level general manager pada 2014. Lalu karirnya naik sampai menjadi Chief Strategy and Technical Officer sejak 2024.
 
Kemudian pada September 2025, ia menjabat sebagai SEVP Business Performance & Optimization Danantara Indonesia. 
 
Baca juga: Prabowo Pede Pendapatan RI Bisa Setara Negara Tetangga Lewat Aturan Ekspor Baru Kelapa Sawit dan Batu Bara

Mengenai jajaran direksi PT DSI nantinya, Rosan menjelaskan bahwa saat ini masih dalam proses penguatan tim yang akan memimpin PT DSI dan akan melakukan pengumuman ke depannya ketika seluruh jajaran direksi sudah ditentukan.
 
"Bisa dilihat track record-nya apa, kemampuannya jelas gitu, seperti kita bentuk Danantara dulu,” tuturnya.
 
Terkait pembentukan PT DSI sendiri, dia mengatakan pihaknya mendengarkan masukan dan melakukan sosialisasi dengan asosiasi pengusaha komoditas kelapa sawit dan paduan besi terkait pembentukan.
 
"Tadi meeting, nanti kita mau ini dulu, mendengarkan masukan. Nanti sore juga dari semua asosiasi, Kadin, Apindo, asosiasi sawit, APBI, batu bara semua. Kita juga sekaligus sosialisasi, jadi kita mulai jam 4 sore," ucapnya.
 
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5) telah mengumumkan pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA).
 
Dalam PP terbaru itu, Prabowo menyebut dengan terbitnya aturan itu menjadikan BUMN menjadi eksportir tunggal untuk komoditas minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferro alloy).
 
“Penjualan semua hasil sumber daya alam kita, kita mulai dengan minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferro alloy), kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai pengekspor tunggal," ujar Presiden Prabowo pada Rabu.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan