Ilustrasi. Foto: Freepik
Ilustrasi. Foto: Freepik

Sulit Menabung? Ini 10 Tips Finansial Gen Z agar Tabungan Cepat Terkumpul

Annisa ayu artanti • 04 Februari 2026 16:29
Ringkasnya gini..
  • Gen Z bisa menabung cerdas dengan strategi praktis dan konsisten.
  • Gaya hidup digital tak harus mengorbankan tabungan impian.
Jakarta: Generasi Z identik dengan gaya hidup cepat, kreatif, dan lekat dengan dunia digital. Namun, di balik dinamika tersebut, muncul tantangan finansial yang kerap dihadapi yaitu sulit menabung secara konsisten di tengah godaan konsumsi instan dan pengaruh media sosial.
 
Survei McKinsey 2024 mencatat, lebih dari 60 persen Gen Z di Asia Tenggara mengaku kesulitan menabung secara rutin akibat pengeluaran spontan dan dorongan gaya hidup digital. Padahal, memiliki tabungan sejak dini bukan sekadar soal uang, melainkan pondasi rasa aman dan kebebasan menentukan pilihan hidup.

Mengapa tabungan impian penting bagi Gen Z?

Melansir laman Bank Saqu, di era penuh ketidakpastian, mengandalkan penghasilan rutin tanpa cadangan keuangan bukanlah pilihan bijak. Tabungan menjadi dasar financial freedom, baik untuk dana darurat, pendidikan, liburan, hingga modal memulai bisnis.
 
Dengan tabungan impian, Gen Z memiliki pegangan finansial yang membuat keputusan hidup terasa lebih tenang dan terencana. Lalu, bagaimana cara mewujudkannya di tengah tekanan gaya hidup cepat dan serba digital?
 
Baca juga: Gen Z Ogah Jadi Bos di Kantor, Fenomena 'Conscious Unbossing' Bikin HRD Pusing

12 tips finansial cerdas dan praktis untuk gen Z

1. Tentukan tujuan yang spesifik
Jangan hanya menulis “ingin menabung”. Tetapkan tujuan jelas, misalnya tabungan Rp20 juta untuk membeli laptop dalam 10 bulan. Target spesifik membantu fokus dan meningkatkan komitmen.

2. Terapkan prinsip SMART
Pastikan target menabung bersifat Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound. Target yang terukur memudahkan pemantauan progres dan penyesuaian strategi.
 
3. Pahami arus kas pribadi
Ketahui secara detail uang masuk dan keluar setiap bulan. Aplikasi pencatat keuangan dapat membantu menemukan pengeluaran kecil yang bisa dialihkan ke tabungan.
 
4. Pisahkan rekening tabungan dan harian
Mencampur dana harian dan tabungan sering membuat uang “terpakai tanpa sadar”. Buat rekening khusus agar tabungan lebih aman dari godaan belanja.
 
5. Manfaatkan fitur otomatis bank digital
Disiplin menabung jadi lebih mudah dengan fitur autodebet atau set target. Dengan sistem otomatis, menabung terasa ringan tanpa perlu diingat terus-menerus.
 
6. Mulai dari nominal kecil, tapi konsisten
Tidak perlu langsung besar. Menabung Rp100 ribu per minggu secara konsisten bisa berkembang menjadi tabungan jutaan rupiah dalam setahun.
 
7. Kurangi pengeluaran tidak penting
Evaluasi gaya hidup, mulai dari langganan aplikasi hingga kebiasaan ngopi. Penghematan kecil yang rutin berdampak besar dalam jangka panjang.
 
8. Cari penghasilan tambahan
Freelance, content creation, atau jualan online bisa menjadi sumber pemasukan ekstra. Sisihkan minimal 30 persen penghasilan tambahan langsung ke tabungan.
 
9. Tingkatkan literasi keuangan
Membaca artikel finansial, menonton video edukasi, atau mengikuti webinar membantu pengambilan keputusan keuangan yang lebih bijak. Menurut Empower, pengetahuan adalah aset terbaik menjaga tabungan tetap tumbuh.
 
10. Hindari utang konsumtif
Gunakan kredit atau paylater secara bijak. Utang untuk kebutuhan produktif masih relevan, tetapi utang konsumtif berisiko menggerus tabungan.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan