| Baca juga: Perusahaan Manufaktur Serap 20 Juta Pekerja, Menperin Bantah PHK Massal |
Momentum tersebut akan kembali terlihat dalam gelaran International Industrial Week Indonesia 2026 yang berlangsung pada 3–6 Juni 2026 di JIExpo Kemayoran.
Dalam siaran pers dikutip Senin, 25 Mei 2026, pameran industri berskala internasional ini diproyeksikan menjadi salah satu ajang terbesar di Indonesia dengan menghadirkan lebih dari 1.800 peserta pameran dari dalam dan luar negeri.
Tak sekadar menjadi ruang pamer produk industri, IIW Indonesia 2026 juga diarahkan sebagai pusat kolaborasi bisnis lintas sektor yang mempertemukan pelaku industri, investor, supplier, hingga buyer global dalam satu ekosistem terintegrasi.
Tahun ini, IIW Indonesia menghadirkan berbagai sektor strategis mulai dari manufaktur, otomasi industri, logistik, mesin industri, energi, konstruksi, material handling, hingga teknologi pendukung industri modern.
Berbagai inovasi terbaru yang dipamerkan diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi industri di Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing manufaktur nasional di pasar global.
Selain perusahaan domestik, peserta internasional dari Malaysia, Korea Selatan, Jepang, hingga China juga akan membawa teknologi dan solusi industri terbaru mereka ke pasar Indonesia.
Kehadiran perusahaan global tersebut dinilai membuka peluang kerja sama baru sekaligus memperkuat hubungan bisnis antarnegara di kawasan Asia.
Penyelenggaraan IIW Indonesia 2026 turut mendapat dukungan dari berbagai asosiasi industri, di antaranya Asosiasi Logistik Indonesia, Indonesia Packaging Federation, hingga Asosiasi Mesin Perkakas Indonesia.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok industri nasional sekaligus membantu pelaku usaha memperluas jaringan bisnis dan akses pasar.
Selama empat hari pelaksanaan, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai agenda pendukung seperti business matching, networking session, seminar industri, hingga presentasi teknologi terbaru.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, transformasi industri berbasis teknologi dinilai menjadi kebutuhan penting bagi Indonesia untuk menjaga pertumbuhan sektor manufaktur.
Oleh karena itu, IIW Indonesia 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi produk industri, tetapi juga mampu menjadi katalis percepatan industri modern yang lebih efisien, terhubung, dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News