Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Kuartal I-2022, Bukalapak Dukung 13,1 juta UMKM dan 6,8 Juta Pelapak Online

Husen Miftahudin • 30 Juni 2022 16:42
Jakarta: PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menyampaikan sampai dengan periode kuartal I-2022 telah mendukung lebih dari 13,1 juta UMKM dan 6,8 juta pelapak online.
 
Perseroan juga telah memperluas jangkauan kepada mitra, pelapak online, dan pelanggan dengan menyediakan solusi terbaik melalui fokusnya pada pengembangan specialized platforms.
 
"Platform tersebut diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan tertentu, yaitu marketplace, online-to-offline (o2o), solusi pelapak, serta platform keuangan," ungkap Direktur Bukalapak.com Teddy Oetomo dalam Public Expose Tahunan, dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Teddy juga menjelaskan soal kolaborasi perseroan dengan Allo Bank untuk menyediakan layanan perbankan digital yang aman dan terpercaya sesuai dengan kebutuhan mitra, pelapak online, dan pelanggan.
 
"Di segmen grocery, Bukalapak memperkuat penawarannya untuk mitra dan pelanggan melalui AlloFresh. Kerja sama ini memperkuat kehadiran Bukalapak secara offline untuk memperluas touch points sekaligus menawarkan variasi produk yang lebih beragam," paparnya.
 
Baca juga: Startup Berguguran, John Riady: Karena Kesalahan Persepsi!

 
Pada kuartal pertama tahun ini, Bukalapak mencatatkan pertumbuhan Total Processing Value (TPV) dan pendapatan yang kuat. TPV tumbuh sebesar 25 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Pendapatan Bukalapak di kuartal pertama tahun ini juga mengalami kenaikan sebesar 86 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
 
Melalui mitra Bukalapak, tegasnya, perseroan terus memberdayakan dan mendorong digitalisasi warung di seluruh Indonesia. Mitra Bukalapak merupakan penggerak utama pertumbuhan perseroan, TPV mitra pada kuartal pertama 2022 tumbuh sebesar 78 persen. Sementara itu, pendapatan mitra meningkat sebesar 227 persen.
 
"Fokus kami saat ini adalah membawa bisnis Bukalapak ke arah profitability. Untuk itu, kami terus berupaya menumbuhkan pendapatan atau revenue, salah satunya dengan melengkapi infrastruktur-infrastruktur yang dibutuhkan oleh core business kami," pungkas Teddy.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif