Ilustrasi BBM. Foto : MI/Panca S.
Ilustrasi BBM. Foto : MI/Panca S.

Program Registrasi Konsumen BBM Bisa Kendalikan Beban Keuangan Negara

Annisa ayu artanti • 07 Juli 2022 08:47
Jakarta: Uji coba Program MyPertamina yang dimulai uji cobanya per 1 Juli 2022 dinilai efektif dapat mencegah kelebihan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dari batas kuota atau over kuota.
 
Pengamat energi yang juga Direktur Executive Energy Watch Mamit Setiawan mengungkapkan tanpa ada pengendalian dan pembatasan BBM Bersubsidi, beban keuangan negara akan semakin berat. Pasalnya, konsumsi BBM bersubsidi akan selalu melebihi kuota dari yang ditetapkan.
 
baca juga: Beli Pertalite Masih Bisa Tunai Usai Registrasi di MyPertamina

"Jika ini terjadi maka akan menambah beban keuangan negara dan juga pastinya Pertamina selaku badan usaha yang berikan penugasan oleh pemerintah,” kata Mamit, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Kamis, 7 Juli 2022.
 
Menurut Mamit, dengan diterapkannya program MyPertamina maka penyaluran BBM Subsidi menjadi lebih terukur, terkendali dan hanya diberikan kepada masyarakat yang memang berhak saja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mamit pun melihat antusiasme masyarakat yang telah mengikuti program tersebut menunjukkan telah terbangunnya pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran.
 
“Mari sama-sama kita kawal dan pastikan BBM subsidi di konsumsi oleh masyarakat yang berhak dan tepat sasaran. Dukungan dari masyarakat akan keberhasilan program ini adalah yang utama,” ucapnya.
 
Pertamina membuka pendaftaran untuk konsumen yang ingin kendaraannya mendapatkan BBM subsidi berupa biosolar dan pertalite di 11 Kota dan Kabupaten yang tersebar di lima provinsi. Sampai 5 Juli 2022 atau empat hari sejak program digulirkan sudah ada 50 ribu kendaraan yang meregisterasikan kendaraannya di website subsiditepat.mypertamina.id.
 
Partisipasi masyarakat tersebut membuktikan program ini bisa diterima dan cara mendaftarnya tidak sesulit seperti yang dikhawatirkan sebelum program ini diberlakukan.
 
“Pertamina begitu sigap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar program ini bisa berhasil. Selain mendaftar melalui website dan juga aplikasi MyPertamina, masyarakat yang tidak mempunyai gawai/handphone bisa mendaftar di booth pendaftaran di SPBU Pertamina. Akan ada petugas yang membantu masyarakat untuk mendaftar. Jadi luar biasa effort yang diberikan teman-teman Pertamina agar program ini berhasil dan tidak membuat susah masyarakat,” jelasnya.
 
Mamit pun berpendapat, apa yang dilakukan oleh Pertamina sudah sangat tepat dan patut di dukung. Program ini harus terus dilanjutkan tidak hanya di 11 Kabupaten dan Kota saja tapi ke seluruh wilayah di Indonesia.
 
“Dengan melihat perkembangan seperti saat ini, saya kira program ini harus dilanjutkan ke seluruh wilayah Indonesia secepatnya,” pungkasnya.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif