Ilustrasi ekspor batu bara. Foto: MI.
Ilustrasi ekspor batu bara. Foto: MI.

Hilirisasi Komoditas Mampu Dorong Ekonomi Kaltim

Antara • 03 Desember 2022 18:51
Samarinda: Bank Indonesia Kalimantan Timur (BI Kaltim) menilai hilirisasi komoditas Sumber Daya Alam (SDA) mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah tahun ini maupun tahun depan.
 
baca juga: Indonesia Harus Ambil Peluang dari Permintaan Batu Bara di Eropa

"Kendati ekonomi Kaltim telah pulih dan mengalami peningkatan, namun masih terdapat berbagai tantangan yang perlu dicarikan solusi bersama, salah satunya dengan hilirisasi SDA," ujar Kepala BI Perwakilan Provinsi Kaltim Ricky Perdana Gozali dikutip dari Antara, Sabtu, 3 Desember 2022.
 
Ia menyatakan ada sejumlah tantangan dalam pembangunan ekonomi Kaltim. Pertama adalah tingginya ketergantungan Kaltim terhadap sektor pertambangan, terutama batu bara dan penggalian.
 
Hal ini tentu mengarahkan perekonomian Kaltim menjadi sangat rentan terhadap dinamika global di tengah ketidakpastian, apalagi permintaan batu bara ke depan akan semakin melandai, seiring dengan adanya berbagai komitmen global dalam rangka pengalihan energi menuju ekonomi hijau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tantangan kedua adalah ketergantungan pemenuhan komoditas pangan dari daerah lain, sehingga hal ini kerap menyebabkan gejolak harga pangan di Kaltim, sehingga ketahanan menjadi utama yang perlu keseriusan.
 
"Proses pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara turut memberi risiko peningkatan inflasi, mengingat adanya potensi penambahan jumlah penduduk yang akan berdampak pada ketercukupan pasokan pangan," katanya.
 
Selain hilirisasi SDA, BI Kaltim juga terus mendorong hilirisasi dan penciptaan proyek bernilai tambah tinggi melalui sinergi dengan pemerintah daerah lain, termasuk sinergitas dengan pelaku usaha dalam wadah Regional Investor Relation Unit (RIRU) Kaltim.
 
Salah satu produk RIRU Kaltim adalah Pemetaan Investasi Kalimantan Timur (Pikat), untuk menjaring berbagai potensi ekonomi baru non-SDA mentah yang selanjutnya dibawa ke ajang promosi skala internasional.
 
"Bank Indonesia mendorong pemerintah memaksimalkan kepariwisataan, sehingga kami pun bersinergi mengembangkan potensi sektor pariwisata dan UMKM sebagai sumber perekonomian baru, sehingga hal ini akan mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan," kata Ricky.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif