Ilustrasi CPO. Foto: dok Ditjenbun Kementan.
Ilustrasi CPO. Foto: dok Ditjenbun Kementan.

Nekat Tetap Ekspor CPO dan Turunannya, Siap-Siap Kena Sanksi!

Ekonomi minyak sawit CPO Airlangga Hartarto Ekspor CPO CPO Sawit Bahan Baku Minyak Goreng
Annisa ayu artanti • 27 April 2022 23:00
Jakarta: Pemerintah akan mengenakan sanksi kepada perusahaan yang tetap melakukan ekspor Crude Palm Oil (CPO), Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil (RBD Palm Oil), Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein (RBD Palm Olein), dan Used Cooking Oil (UCO). Hal itu seiring diumumkamnya pelarangan ekspor sementara produk-produk tersebut.
 
Dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein, dan Used Cooking Oil dijelaskan eksportir yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan.
 
"Eksportir yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," bunyi Pasal 4 itu, Rabu, 27 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun Pasal 3 ayat 1 berbunyi, eksportir dilarang sementara melakukan ekspor CPO, RBD Palm Oil, RBD Palm Olein, dan UCO sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2.
 
Baca juga: Hingga 27 April Pukul 23.59, Ekspor CPO Masih Diizinkan
 
Lalu, Pasal 3 ayat 2 berbunyi, larangan sementara ekspor sebagaimana dimaksud ayat 1 berlaku juga atas pengeluaran dari KPBPB (Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas) untuk tujuan ke luar daerah pabean.
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan larangan ekspor kini berlaku untuk semua produk CPO dan turunannya. Ketentuan tersebut mulai berlaku Kamis, 28 April 2022.
 
Menurut dia, kebijakan larangan ekspor akan diberlakukan hingga harga minyak goreng turun ke Rp14 ribu per liter di seluruh Indonesia. Pemerintah ingin masyarakat mendapatkan harga yang terjangkau di tengah kenaikan harga energi dunia.
 
"Bapak Presiden kembali komit, rakyat Indonesia adalah prioritas utama dari kebijakan-kebijakan pemerintah. Kebijakan ini memastikan produk CPO dapat didedikasikan seluruhnya untuk ketersediaan minyak goreng curah, dan harganya Rp14 ribu per liter terutama di pasar-pasar tradisional dan untuk kebutuhan UMK," jelas Airlangga.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif