Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Dok. Setkab
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Dok. Setkab

Kementerian PUPR: Pembangunan Kawasan Inti IKN Butuh Rp43 Triliun hingga 2024

Insi Nantika Jelita • 16 Agustus 2022 20:49
Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan anggaran pembangunan prasarana dasar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di Ibu Kota Negara (IKN), Kalimantan Timur, mencapai Rp43 triliun.
 
"Total untuk bangun prasarana dasar di kawasan inti pemerintahan IKN sebesar Rp 43 triliun dari 2022 sampai 2024," ujarnya dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RUU APBN 2023 secara virtual, Selasa, 16 Agustus 2022.
 
Untuk tahun ini, PUPR membutuhkan biaya Rp5,4 triliun dan pada 2023 memerlukan anggaran Rp20,8 triliun. Kemudian sisanya di 2024.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Basuki mengungkapkan, fokus pembangunan IKN saat ini ialah pembangunan KIPP yang berada di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
 
Kawasan itu terdiri dari pembangunan perkantoran presiden, perkantoran wakil presiden (wapres), jalan nasional jalan tol di IKN dan lainnya. "Sekarang sudah tender semua mungkin dalam masa sanggah. Akhir bulan ini ditandatangani kontrak dan segera dilaksanakan," ungkapnya.
 
Baca juga: Surya Paloh Ingin Pembangunan IKN Diteruskan Pemimpin Selanjutnya

 
Salah satu infrastruktur yang akan dibangun ialah jalan tol baru dari KM 11 Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. Hal ini akan memangkas perjalanan dari Balikpapan ke kawasan IKN menjadi 40 menit.
 
"Jadi bakal memotong (perjalanan) ke IKN. Dari Balikpapan ke IKN sekitar 30-40 menit lewat jalan tol itu," pungkasnya
 
Kawasan inti pusat pemerintahan di IKN memiliki luas 6.671 hektare (ha). Ada tiga klaster yang dibagi di wilayah tersebut, yakni klaster tersebut ialah kawasan inti pemerintahan, kawasan inti pendidikan dan kawasan inti kesehatan. Masing-masing klaster tersebut juga akan digabung dengan bangunan hunian dan ruang komersial.

 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif