Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia - - Foto: dok AFP
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia - - Foto: dok AFP

Lepas dari Kebangkrutan, Garuda Incar Investor Dubai, Singapura, hingga Qatar

Annisa ayu artanti • 28 Juni 2022 11:15
Jakarta: Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo bersama Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra secara terang-terangan mengincar investor baru untuk masuk ke PT Garuda Indonesia Tbk.
 
Tiko, sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo, menyebutkan ada dua tipe investor, yakni investor yang berasal dari pelaku bisnis dan financial investor. Untuk investor yang berasal dari pelaku bisnis, pihaknya mengincar pebisnis maskapai luar negeri yang tidak memiliki konsentrasi pada bisnis penerbangan domestik.
 
"Ini potensi yang luar biasa karena kalau kita tahu banyak pemain airline itu hub player seperti Singapura, Dubai, Qatar itu kan pemain hub mereka tidak punya pasar domestik. Ini kita harapkan menjadi satu kombinasi yang bagus kalau ada pemain hub yang bisa menjadi investor," kata Tiko dalam konferensi pers, Selasa, 28 Juni 2022.
 
Baca Juga: Mantap! Garuda Akhirnya Lepas dari Kebangkrutan

Tiko juga mengungkapkan pihaknya telah mempunyai target spesifik terhadap investor yang akan digaet tersebut. Ia meyakini investor itu akan mau bergabung di Garuda Indonesia karena potensial penerbangan serta penumpang domestik Indonesia yang besar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kira-kira siapa pelaku bisnis airline internasional yang berminat untuk bekerja sama. Dan kami cukup meyakini dengan domestik penumpang Indonesia yang luar biasa. Kalau kita melihat Indonesia ini salah satu beberapa negara besar dunia yang punya domestik trafik yang besar Amerika Serikat, Tiongkok, dan Indonesia yang termasuk domestiknya besar," tuturnya.
 
Sementara itu untuk financial investor, Tiko menambahkan pihaknya meyakini setelah proses penyehatan keuangan dilakukan dan perbaikan-perbaikan dari segi operasional dilakukan, maka bisnis Garuda Indonesia akan kembali pulih sehingga dapat mengerek EBITDA serta valuasi menjadi lebih baik. Dari situ, ia meyakini saham Garuda Indonesia yang saat ini di-suspend oleh BEI akan dibuka kembali.
 
"Kita meyakini dengan bisnis yang ada EBITDA Garuda akan masuk ke EBITDA yang cukup baik, dan harapannya valuasi kedepan juga meningkat, dan tentunya kami mengharapkan ada financial investor yang melihat potensi saham Garuda ke depan setelah PKPU dan setelah restrukturisasi bisa recover kepada nilai yang sehat," pungkasnya.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif