Ilustrasi. Foto: Unplash/Campaign Creators
Ilustrasi. Foto: Unplash/Campaign Creators

Fakta Menarik! Suami Gen Z Disebut Lebih Jago Atur Keuangan Keluarga

Annisa ayu artanti • 24 Februari 2026 16:08
Ringkasnya gini..
  • Suami gen Z dinilai lebih proaktif dan ahli merencanakan keuangan keluarga.
  • Pasangan muda kini lebih sadar atur THR, mudik, dan tabungan.
  • Tren finansial gen Z berbeda dibanding 5-10 tahun lalu.
Jakarta: Peran dalam mengatur keuangan rumah tangga kini mulai bergeser. Jika dulu urusan belanja dan pengelolaan uang identik dengan istri, kini suami dari generasi Z justru dinilai lebih aktif dan terampil dalam menyusun perencanaan keuangan keluarga.
 
Edukator keuangan Aliyah Nastasya mengungkapkan, berdasarkan pengalamannya mendampingi klien, banyak pasangan muda dari generasi Z datang dengan inisiatif dari pihak suami.
 
"Dari para klienku yang gen Z, itu yang merencanakan keuangan justru suami-suaminya. Jadi mereka datang sebagai pasangan, mau melakukan perencanaan, saat aku tanya siapa inisiatornya, oh suaminya," kata Aliyah dalam konferensi pers dilansir Antara, Selasa, 24 Februari 2026.
 
Baca juga: Stop Nunggu Uang Sisa, Begini Cara Membangun Investasi Jadi Kebiasaan

Belajar dari pengalaman finansial orang tua

Menurut Aliyah, para suami gen Z yang ditemuinya umumnya memiliki dorongan kuat untuk memperbaiki kondisi finansial keluarga. Banyak dari mereka mengaku ingin melakukan hal yang benar sejak awal pernikahan.

Faktor pengalaman masa lalu turut memengaruhi. Sebagian pernah merasakan beban finansial atau belajar dari kesalahan pengelolaan uang orang tua di masa lampau. Hal ini membuat mereka lebih berhati-hati dan sadar pentingnya perencanaan jangka panjang.
 
Sementara itu, dari sisi istri, Aliyah menilai para ibu tetap memiliki peran penting, khususnya dalam strategi belanja hemat. Mereka cenderung lebih piawai berburu promo, memanfaatkan tanggal-tanggal cantik seperti promo 2.2 dan momentum diskon di berbagai platform belanja online.

Kesadaran finansial masyarakat semakin meningkat

Aliyah juga melihat adanya pergeseran pola pikir masyarakat terhadap uang. Saat ini, semakin banyak keluarga yang sadar pentingnya perencanaan keuangan.
 
Perubahan ini dipengaruhi oleh meningkatnya literasi keuangan, kemudahan akses layanan finansial digital, serta beragam produk keuangan dengan sistem pembayaran yang fleksibel.
 
Tak hanya dalam kebutuhan harian, pola ini juga terlihat dalam perencanaan mudik. Kini masyarakat cenderung menghitung dana yang tersedia terlebih dahulu sebelum membeli tiket transportasi atau memesan akomodasi.
 
Reservasi dilakukan jauh-jauh hari dan perburuan promo menjadi strategi utama. Bahkan alokasi Tunjangan Hari Raya (THR) pun dirancang dengan matang agar setelah Lebaran tetap ada tabungan tersisa.
 
Baca juga: Keuangan Kamu Sudah Sehat? Kenali 7 Tandanya Sebelum Terlambat

Berbeda dengan pola 5-10 tahun lalu

Fenomena ini dinilai berbeda dibandingkan lima hingga sepuluh tahun lalu. Pada masa itu, banyak orang lebih memprioritaskan pulang kampung terlebih dahulu tanpa perencanaan anggaran yang rinci.
 
Pembelian tiket sering dilakukan mendekati hari Lebaran meski harga sudah melonjak. Seluruh THR habis dibelanjakan, sehingga setelah Lebaran tidak sedikit yang terpaksa mencari pinjaman karena keuangan menipis.
 
Kini, generasi muda terutama pasangan gen Z lebih berhitung sebelum mengambil keputusan finansial. Perencanaan menjadi prioritas, bukan sekadar mengikuti kebiasaan.
 
Tren ini menunjukkan bahwa literasi dan kesadaran keuangan di kalangan generasi muda semakin berkembang, sekaligus menjadi sinyal positif bagi stabilitas finansial keluarga di masa depan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan