Ilustrasi gedung Pertamina. Foto: dok Pertamina.
Ilustrasi gedung Pertamina. Foto: dok Pertamina.

Hati-hati! Penipuan Berkedok Rekrutmen Karyawan Pertamina

Antara • 01 Agustus 2022 14:22
Ternate: Area Manager Communication Relations & CSR Regional Papua Maluku-Maluku Utara meminta agar masyarakat terutama pencari kerja untuk berhati-hati dengan adanya pihak tidak bertanggung jawab yang menyebarkan informasi terkait rekrutmen karyawan Pertamina.
 
"Kami meminta masyarakat, terutama bagi pencari kerja untuk selalu berhati-hati terkait adanya informasi melalui media sosial tentang rekrutmen karyawan Pertamina," kata Area Manager Communication Relations & CSR Regional Papua Maluku, Edi Mangun, dilansir Antara, Senin, 1 Agustus 2022.
 
Dia menyatakan, untuk saat ini, Pertamina belum melakukan rekrutmen terbuka bagi pencari kerja, sehingga masyarakat harus selalu berhati-hati jika ada informasi dan penipuan mengenai penerimaan kerja, dapat menghubungi Kantor Pertamina setempat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hal tersebut disampaikan Edi Mangun menyusul adanya laporan terkait dengan informasi di media sosial mengenai penerimaan karyawan Pertamina khususnya di wilayah Maluku Utara.
 
Baca juga: Sri Mulyani Lunasi Utang Kompensasi 2021 ke Pertamina dan PLN

Dirinya juga mendapatkan informasi yang disebarkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab terkait penerimaan karyawan Pertamina, tetapi ujung-ujungnya meminta calon karyawan untuk mengirimkan uang dengan berbagai modus.
 
Sementara itu, salah seorang warga Ternate, Muhammad Rizal ketika dihubungi membenarkan dirinya sempat mendapatkan informasi lowongan pekerjaan dari media sosial.
 
"Dari informasi itu, saya sempat mendaftar dan mereka mengonfirmasi saya dinyatakan lulus administrasi dan harus ke Jakarta dengan menyiapkan uang serta akomodasi," ujarnya.
 
Akan tetapi, dirinya mencoba menanyakan informasi kelulusan ke kerabatnya ternyata informasi kelulusannya sebagai karyawan Pertamina merupakan penipuan.
 
"Beruntung saya mengonfirmasi ke kerabat dan pihak Pertamina, ternyata informasi kelulusannya melalui media sosial merupakan modus penipuan," katanya.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif