Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Pertamina Bakal Sesuaikan Harga Pertamax, Kapan Nih?

Annisa ayu artanti • 28 September 2022 15:54
Jakarta: PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga membuka kemungkinan melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi, khususnya pertamax menyusul penurunan harga minyak dunia saat ini.
 
"Untuk BBM nonsubsidi kemungkinan penyesuaian tentu ada," kata Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting kepada Medcom.id, Rabu, 28 September 2022.
 
Ia mengatakan, Pertamina terus melakukan evaluasi harga jual nonsubsidi setiap bulan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun lanjutnya, selain harga minyak mentah, faktor lain pembentuk harga BBM diantaranya kurs, dan MOPS. Faktor-faktor tersebut menjadi pertimbangan untuk menentukan harga selain harga minyak mentah.
 
Baca juga: Menanti Janji Erick Thohir Turunkan Harga Pertamax, Kapan Ya? 

"Ini sudah dibuktikan pada harga pertamax turbo, dexlite, dan Pertamina dex pada awal September lalu yang mengalami penurunan," ujarnya.
 
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan harga pertamax bisa kembali turun jika harga minyak dunia turun. "Banyak yang bicara, nanti kalau harga minyak dunia turun seperti apa? Pasti kami turun," kata Erick Thohir.
 
Erick Thohir mengatakan hal itu empat hari setelah perubahan harga pertamax menjadi Rp14.500 per liter yang diumumkan di Istana Merdeka, Jakarta.
 
Saat ini, harga minyak dunia sudah menyentuh level USD80 per barel. Mengutip Antara, Rabu, 28 September 2022, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November naik USD1,79 atau 2,3 persen menjadi USD78,5 per barel di New York Mercantile Exchange. Sebelumnya minyak WTI anjlok 2,6 persen menjadi USD76,71 pada Senin, 26 September, level terendah sejak 6 Januari.
 
Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November bertambah USD2,21 atau naik 2,6 persen menjadi USD86,27 per barel di London ICE Futures Exchange. Brent jatuh 2,4 persen menjadi USD83,65, terendah sejak Januari di sesi sebelumnya.
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif