Liga Italia Serie-A

Empat Laga Krusial Penentu Scudetto Juve - Napoli

A. Firdaus 23 April 2018 12:57 WIB
juventusliga italianapoli
Empat Laga Krusial Penentu Scudetto Juve - Napoli
Paulo Dybala saat diapit oleh tiga pemain Napoli (Foto: AFP)
Jakarta: Pada saat sebagian liga top Eropa telah memastikan para juaranya, tak demikian Liga Italia Serie-A. Menyisakan empat laga tersisa, perburuan scudetto justru memanas.

Fakta itu tak lepas dari dua klub yang terlibat dalam pacuan scudetto, Napoli dan Juventus yang bertemu di Allianz Stadium, dini hari tadi WIB. Secara mengejutkan Partenopei mampu membawa pulang tiga poin dari Nyonya Tua lewat gol tunggal Kalidou Koulibaly pada menit akhir.

Kemenangan yang istimewa buat Napoli. Selain bisa memangkas jarak dengan Juve menjadi hanya satu poin, pasukan Maurizio Sarri ini juga sebelumnya tak pernah menang di Turin dalam satu dekade terakhir.

Klik di sini: Ketimbang Salah, Guardiola Anggap De Bruyne Lebih Pantas Raih Gelar PFA

Tentu hasil tersebut memberi arti lebih buat tim dan juga para suporter Napoli. Para pemain bahkan merayakannya di ruang ganti Allianz Stadium. Sesuatu yang jarang mereka lakukan selama ini.


Beda lagi dengan para pendukung Napoli. Bak merayakan gelar juara, ribuan pendukung Partenopei melakukannya secara meriah di air mancur seputaran Piazza Trieste e Trento. Sebagian juga ada yang menunggu di bandara demi menyambut pahlawan mereka dari Kota Turin.
 
Kendati begitu, pelatih Napoli tetap merendah. Ia menganggap Juve masih memegang kendali dan berharap para pemainnya jangan terlena dengan kemenangan di Allianz Stadium saja.

"Juventus masih di depan. Tentu saja, ini sangat memuaskan tetapi kita harus tetap berpikir jernih. Ini adalah penampilan yang luar biasa karena dan membuat Juventus bermain tertekan," tegasnya.

Menyisakan empat laga sisa, Napoli diuntungkan dengan jadwal mereka. Pada giornata ke-35 nanti, mereka akan bertandang ke markas Fiorentina. Sementara pada sisa laga berikutnya, Marek Hamsik dan kolega hanya akan melawan Torino di kandang pada 6 Mei, Sampdoria (tandang, 13 Mei), dan tim promosi Crotone (kandang, 21 Mei).

Klik di sini: Pelatih Persis dan Semen Padang Saling Mengantongi Kekuatan

Sebaliknya, Juve justru dihadapi dua lawan berat dari empat laga tersisa. Pasukan Massimiliano Allegri harus meladeni tuan rumah Inter Milan pada 29 Apri, dan AS Roma pada 13 Mei. Belum lagi Bianconeri juga diganggu dengan jadwal final Coppa Italia menghadapi AC Milan pada 10 Mei.

Allegri menyebut kalau partai melawan Inter Milan pada pekan mendatang menjadi laga penentu buat klubnya. Melawan Inter tak pernah mudah buat Bianconeri. Apalagi, Nerazzurri adalah klub yang paling senang jika Juve kehilangan gelar. Andai seri atau pun kalah, bukan tak mungkin kesulitan mempertahankan scudetto akan mereka rasakan sejak 2011--2012.

"Sekarang, bagi kami, pertandingan Sabtu depan melawan Inter adalah yang sangat menentukan. Kami masih memimpin klasemen, tetapi yang menentukan akan berada di Milan. Sekarang kami harus mengatasi kekalahan ini dan segera kembali berlatih," terang Allegri.

Empat laga sisa Juventus di Liga Italia (85 Poin)
29 April: Inter Milan vs Juventus
6 Mei: Juventus vs Bologna
13 Mei: AS Roma vs Juventus
21 Mei: Juventus vs Hellas Verona
Poin maksimal yang didapat: 97 poin

Empat laga sisa Napoli di Liga Italia (84 Poin)
29 April: Fiorentina vs Napoli
6 Mei: Napoli vs Torino
13 Mei: Sampdoria vs Napoli
21 Mei: Napoli vs Crotone
Poin maksimal yang didapat: 96 poin

Mohamed Salah Raih Gelar Pemain Terbaik versi PFA





(ASM)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360