Dilarang Masuk Stadion Seumur Hidup, Yuli Sumpil Santai

Daviq Umar Al Faruq 13 Oktober 2018 14:28 WIB
liga indonesialiga 1 indonesia
Dilarang Masuk Stadion Seumur Hidup, Yuli Sumpil Santai
Yuli Sumpil (kanan) bersama salah satu Aremania. (Foto: medcom.id/Daviq Umar)
Malang: Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada dua suporter Arema FC, Yuli Sumpil dan Fandy. Kedua suporter ini dihukum karena memprovokasi penonton lain dengan cara turun ke lapangan saat laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Sabtu 6 Oktober 2018 lalu.

Keduanya dihukum tidak boleh masuk stadion di wilayah Republik Indonesia seumur hidup. Selain itu, PSSI juga menjatuhkan sanksi kepada Arema FC berupa larangan menggelar pertandingan dengan penonton pada laga kandang dan tandang hingga akhir musim kompetisi 2018.

Saat dikonfirmasi, Yuli Sumpil menanggapi santai atas sanksi yang diterimanya itu. Dia malah menilai hukuman tersebut tidak transparan. Sebab menurutnya, ada beberapa pertandingan lain yang justru memiliki pelanggaran yang jauh lebih berat.

Baca: Ketua Viking Tuntut PSSI Transparan


"Saat Arema melawan Persebaya di Surabaya malah lebih parah. Logo Arema dirobek dan di balik, gawang Arema dikencingi, suporter mereka mengacungkan jari tengah. Silahkan dibandingkan apa yang dilakukan suporter Persebaya dan suporter Arema," kata Yuli saat ditemui, Sabtu 13 Oktober 2018.


Dirigen Aremania (julukan suporter Arema FC) ini mengaku tidak masalah dengan sanksi yang diberikan kepadanya. Hanya saja ia menyayangkan sanksi yang diberikan kepada klub Arema FC yakni larangan bertanding tanpa penonton dan denda Rp100 juta.

"Saya disanksi santai saja. Tapi yang saya menyayangkan kenapa untuk Arema dapat sanksi seberat itu. Banyak orang bilang kepada saya katanya ini tidak adil. Tapi yasudah, saya kembalikan semuanya ke masyarakat. Silahkan dinilai sendiri," ungkapnya.

Di sisi lain, warga Sumpil, Blimbing, Kota Malang ini meminta agar Aremania lainnya tetap memberikan dukungan kepada Arema FC meski tanpa kehadiran dirinya di stadion saat pertandingan. Walau tak bisa datang ke stadion, dia mengaku akan tetap mengirimkan doa kepada Singo Edan.

"Apapun yang dikatakan orang itu terserah. Harga diri itu tetap ada, yang penting saya bukan pecundang. Saya akan tetap dukung Arema, meski tidak harus datang ke stadion. Arema itu semakin ditekan semakin kuat, mereka bergerak karena nurani, karena cinta kepada Arema," pungkasnya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: M Fadli Persembahkan Emas dari Cabor Balap Sepeda



(ASM)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id