Logo Piala Dunia U-20 (Foto: PSSI)
Logo Piala Dunia U-20 (Foto: PSSI)

Jadi Penyelenggara Piala Dunia U-20, Indonesia Diminta Gerak Cepat

Bola timnas u-19 liga dunia Piala Dunia U-20 Indonesia Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Patrick Pinaria • 26 Oktober 2019 13:47
Jakarta: Indonesia dipercaya sebagai penyelenggara Piala Dunia U-20 2021. Tanah Air pun dinilai masih banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan untuk mempersiapkan turnamen tersebut.
 
Penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 itu diumumkan langsung oleh FIFA usai menggelar rapat dewan pada Kamis 24 Oktober. Mereka memutuskan untuk memilih Indonesia ketimbang Peru yang maju sebagai pesaing dalam pencalonan tuan rumah.
 
Namun, kepastian Indonesia menjadi tuan rumah pun menimbulkan sejumlah pertanyaan. Kesiapan Tanah Air dalam membangun stadion serta fasilitas untuk turnamen tersebut dipertanyakan lantaran waktu persiapan yang sudah mepet.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


  Pengamat sepak bola Indonesia Anton Sanjoyo pun mengakui hal tersebut. Menurutnya, seluruh elemen yang terlibat dalam persiapan Piala Dunia U-20 di Indonesia harus bisa bergerak cepat. Sebab, ia menilai masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
 
"Kalau mengacu pada penyelenggaraan Asian Games yang terbilang sukses, secara keseluruhan event itu terlihat menyenangkan. Meskipun masih ada kekurangan, prestasi kami juga oke. Kami banyak meraih medali emas dari beberapa cabang olahraga," ujar Anton.
 
"Kesuksesan itu menjadi tantangan buat kami sebetulnya. Kami harus bisa melakukan lebih baik di Piala Dunia U-20. Waktunya tidak lama lagi. Kira-kira dua tahun kurang, kalau bersihnya kemungkinan kami hanya mendapat waktu setahun untuk mempersiapkan segalanya. Jadi bukan hanya berbicara sepuluh lapangan yang sudah memenuhi syarat," lanjutnya.
 
"Minimal soal keramahan secara umum seharusnya juga diperhatikan. Mulai dari penyambutan mereka di bandara. Belum lagi administrasinya. Ketika tim-tim negara lain yang belum datang, banyak yang harus diurus, baik dari soal visa dan semacamnya. Itu akan menjadi penilaian FIFA," tutur Anton.
 
"Belum lagi soal lapangan latihan, lalu kekurangan-kekurangan di venue yang masih butuh banyak perbaikan. Contoh saja shower dan toiletnya. Kemudian, single seater by number-nya. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Tidak bisa kami santai-santai. Semua kebutuhan sudah harus dipersiapkan saat ini untuk Piala Dunia U-20," paparnya.
 
Sejauh ini, Indonesia sudah menyiapkan sepuluh stadion untuk digunakan menggelar pertandingan-pertandingan di Piala Dunia U-20. Kesepuluh stadion tersebut di antaranya, Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Pakansari (Bogor), Stadion Manahan (Solo), Stadion I Wayan Dipta (Bali), Stadion Mandala Krida (Yogyakarta), Stadion Jakabaring (Palembang), Stadion Wibawa Mukti (Cikarang), Stadion Patriot (Bekasi), Stadion Jalak Harupat (Bandung) dan Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya).
 
Nantinya, Piala Dunia U-20 2021 dikabarkan bergulir pada 20 Mei hingga 11 Juni. Pada turnamen tersebut, terdapat 24 tim akan berpartisipasi.
 

Video: Southampton 0-9 Leicester City, Masuk dalam Buka Sejarah Liga Inggris
 

 

(PAT)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif