Pujian Lampard untuk Drogba
Frank Lampard (Foto AFP/PAUL ELLIS)
London: Keputusan Didier Drogba untuk pensiun sebagai pesepak bola mengundang banyak reaksi dari berbagai kalangan. Salah satunya matan rekannya di Chelsea, Frank Lampard. Lampard yang saat ini melatih Derby Country menyebut, Drogba adalah salah satu pemain hebat yang pernah menjadi rekan setimnya. 

Baru-baru ini Didier Drogba akhirnya memantapkan diri untuk pensiun sebagai pesepak bola. Kepastian itu dikonfirmasi legenda Chelsea tersebut lewat media sosial pada Rabu 21 November waktu setempat. 

Lampard dan Drogba sama-sama pernah membela Chelsea, salah satu gelar bergengsi selama mereka berseragam The Blues adalah trofi liga Champions yang mereka raih pada 2012 silam. 


"Saya sudah sering mendapatkan banyak pertanyaan mengenai siapa pemain terhebat yang pernah menjadi rekan setim saya. Pertama adalah John Terry yang juga baru pensiun dan yang kedua adalah Didier Drogba" kata Lampard. 

"Bagi saya, Didier adalah pemain yang luar biasa dan juga merupakan seorang monster di kamar ganti kami" tambahnya.

Drogba memulai karier profesionalnya di Prancis. Selama enam tahun berkarier di kompetisi tertinggi di negara yang terkenal dengan menara Eiffel itu, Drogba memperkuat tiga klub, yakni Le Mans (1998--2002), Guingamp (2002--2003) dan Marseille (2003--2004). 

Klik di sini: Guardiola Angkat Bicara soal Kesulitan Melatih di Liga Primer Inggris

Mengoleksi 19 gol dalam 35 penampilannya bersama Marseille membuat Drogba dilirik Mourinho yang kemudian membawanya ke Stamford Bridge. Ia tercatat dua kali mengabdi untuk Chelsea.

Pada periode pertama, Drogba memperkuat Chelsea selama delapan musim. Selama itu, ia membuat 341 penampilan dan menyumbang 157 gol di seluruh kompetisi. Drogba juga sukses meraih 12 gelar untuk The Blues. Termasuk memberikan titel Liga Champions pertama untuk Chelsea pada 2011--2012.

Ia kemudian melanglang buana ke Tiongkok (Shanghai Shenhua) dan memperkuat Galatasaray di Turki sebelum akhirnya kembali ke Chelsea pada 2014--2015. Semusim di Stamford Bridge, ia sukses membawa The Blues meraih dua gelar, yakni Liga Primer Inggris dan Piala Liga Inggris.

Di penghujung karier, Drogba memutuskan menjajal kompetisi Major League Soccer (MLS) di Amerika Serikat. Ia memperkuat dua klub, yakni Montreal Impact (2015--2016) dan Phoenix Rising (2017--2018) sebelum akhirnya memutuskan gantung sepatu di usia 40 tahun.

Video: Tersingkir dari Piala AFF, Bima Sakti Siap Dipecat
 



metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id