Selain Antonio Candreva yang mengalami cedera hamstring, seluruh penggawa Italia sudah siap dimainkan. Pun begitu dengan Spanyol. Kubu La Furia Roja semuanya berada dalam kondisi prima dan tidak ada pemain yang menerima hukuman kartu.
Menarik disimak juga, aroma balas dendam yang didengungkan oleh Giorgio Chiellini dkk. Bagaimana tidak, dari dua edisi Piala Eropa terakhir, langkah Italia selalu dihentikan Spanyol.
"Spanyol sudah mengganjal kami sejak 2008. Saya ingin membalas dendam," kata bek Italia, Chiellini.
Sebelum menyaksikan pertandingannya, berikut lima pertandingan Italia - Spanyol yang sulit untuk dilupakan begitu saja.
1. Italia sukses menyingkirkan Spanyol pada babak perempat final Piala Dunia 1934. Sebelumnya pada pertemuan pertama pertandingan berakhir imbang 1-1. Dan pada laga replay, Italia behasil menang dengan skor tipis 1-0 lewat aksi striker Giuseppe Meazza. Pada Piala Dunia edisi itu juga, Italia berhasil menjadi kampiun usai mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
2. Pertandingan sengit terjadi ketika Italia menjamu Spanyol pada penyisihan grup Piala Eropa 1988. Ketika itu, bek muda Paolo Maldini sudah membela Azzurri. Ia tampil apik menahan gempuran pemain Spanyol. Pada menit 73, akhirnya Gianluca Vialli mencetak gol kemenangan. Gol semata wayangnya sukses memperdayai Andoni Zubizarreta. Gara-gara kekalahan itu, Spanyol urung lolos fase grup. Poin yang mereka koleksi hanya dua poin atau terpaut tiga poin dengan Italia yang bercokol di posisi dua.
3. Persaingan Italia - Spanyol kembali terjadi pada perempat final Piala Dunia 1994. Dan lagi-lagi, Gli Azzurri menunjukkan superiortiasnya dengan menumbangkan Spanyol 2-1. Gol perdana Italia dicetak oleh Dino Baggio. Proses terjadinya gol juga luar biasa lantaran sepakan keras dari luar kotak penalti mampu mengoyak gawang Spanyol. Spanyol sempat merespons lewat gol Jose Caminero. Tetapi, Roberto Baggio mampu membuat Zubizaretta memungut bola dari gawangnya sendiri pada menit 88.
Meski begitu, kemenangan Italia diwarnai dengan aksi tidak terpuji Mauro Tassotti. Ia tertangkap kamera menyikut wajah Luis Enrique. Imbas dari aksinya tersebut, ia mendapatkan larangan delapan kali bertanding.
4. Spanyol akhirnya mengakhiri puasa kemenangan atas Italia pada pertandingan kompetitif. Itu terjadi pada Piala Eropa 2008. Bermain imbang 0-0 pada waktu normal, akhirnya La Furia Roja menang dengan skor 4-2. David Villa, Santi Cazorla, Marcos Senna, dan Cesc Fabregas sukses menjalankan tugas penalti dengan sempurna. Spanyol hanya gagal sekali melalui Daniel Gueiza. Sedangkan Italia, Fabio Grosso dan Mauro Camoranesi yang sukses mencetak gol. Sisanya, Daniele De Rossi dan Antonio Di Natale gagal menjalankan tugas.
5. Dominasi Spanyol terus berlanjut. Pada Piala Eropa 2012, Spanyol menegaskan bahwa mereka adalah tim terbaik dunia. Setelah menjadi juara Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010, mereka berhasil merengkuh gelar juara pada empat tahun silam. Hebatnya lagi, mereka mengalahkan Italia di final dengan skor telak 4-0.
Secara tenang, Spanyol mendikte permainan Italia. Keran gol Spanyol dibuka pada menit 14 melalui aksi David Silva, lalu Jordi Alba, Fernando Torres, dan Juan Mata. Keberhasilan Spanyol mengalahkan Italia itu membuat mereka meraih gelar ketiga di ajang Piala Eropa. (uefa)
.jpg)
Ilustrasi by M. Rizal/Metrotvnews.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
(ASM)
