Film Kuyank (Foto: instagram)
Film Kuyank (Foto: instagram)

Rio Dewanto Belajar Tradisi dan Cerita Mistis Kalimantan lewat Film Kuyank

Elang Riki Yanuar • 24 Januari 2026 22:43
Jakarta: Rio Dewanto mendapatkan pengalaman baru ketika membintangi film Kuyank. Berkat keterlibatannya di film ini, suami Atiqah Hasiholan itu bisa menginjakkan kaki untuk pertama kalinya di Kalimantan. 
 
Rio mengaku banyak belajar budaya setempat khususnya saat berada di wilayah Banjar. Rio mengamati masyarakat Banjar yang mayoritas beragama Islam sangat menjunjung tinggi adat secara turun-temurun. 
 
"Pengalaman syuting di Banjar menyenangkan, kalau enggak ada project ini mungkin saya enggak pernah ke Kalimantan," kata Rio Dewanto. 

"Orang sana ramah-ramah, yang saya bingung kenapa restoran di Kalimantan kok Wong Solo," lanjutnya tertawa.
Film Kuyank bercerita tentang Rusmiati yang merupakan gadis kampung sederhana, dan Badri yang diikenal sebagai lelaki terpandang. Mereka nekat menikah meski ramalan menyebut pernikahan mereka akan membawa kesialan. 
 
Rumah tangga yang awalnya bahagia mulai goyah ketika mereka tak kunjung dikaruniai anak. Tekanan semakin memuncak ketika ibu mertua yang sejak awal menolak Rusmiati mendesak Badri untuk menikah lagi demi mendapatkan keturunan agar dapat mematahkan ramalan buruk itu.
 
Terhimpit rasa takut kehilangan suami dan martabatnya, Rusmiati mengambil jalan gelap dengan mempelajari ajian Kuyang yang merupakan ilmu hitam kuno yang diyakini memberi kecantikan dan keabadian. Namun keputusan itu justru memicu rangkaian teror, bayi dan perempuan hamil menjadi korban misterius.
 
Saat jati diri Rusmiati terbongkar, kemarahan warga tak terbendung. Di tengah ancaman amuk massa dan lenyapnya batas antara cinta dan kutukan, Badri dihadapkan pada pilihan paling pahit: melindungi perempuan yang ia cintai, atau menyerah pada tekanan masyarakat.
 
"Mewujudkan film Kuyank ini enggak gampang, karena bawa ratusan orang ke pedalaman Kalimantan hampir lima jam dan kita mengerjakan CGI selama setahun. 60 persen set di film ini semuanya dibangun, rumahnya itu dibangun," kata sang sutradara Johansyah Jumberan.
 
Untuk urusan visual efek, Johan melibatkan tim CGI berpengalaman dari LMN Studio. Karya mereka bahkan terbukti sudah meraih Piala Citra di Festival Film Indonesia (FFI).
 
"Tim CGI yang dipakai itu yang menang FFI dua kali berturut-turut," ujarnya.
Selain Rio Dewanto, film ini dibintangi Putri Intan Kasela, Ochi Rosdiana, Jolene Marie, Barry Prima, Dayu WIjanto, Ananda George, Betari Ayu, Hazman Al Idrus, dan Ellizabeth Christine.  Film Kuyank bakal tayang di bioskop pada 29 Januari 2026.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan