Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Jokowi Sebut Akan Kabur Jika Didemo? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 29 Oktober 2020 13:36
Beredar sebuah narasi yang menyebutkan Presiden Joko Widodo akan kabur jika didemo. Narasi itu beredar di media sosial Facebook.
 
Akun Facebook atas nama Adi MAs Bob Saputra membagikan narasi ini pada 27 Oktober 2020. Dalam unggahannya ia memberikan narasi sebagai berikut.

"Sepi amat grup ini.. ramein ah.. biar cwbong bahagia..????????????"


Dalam foto tersebut terdapat narasi Jokowi yang geram terus dihina dan dijelek-jelekkan. Berikut narasinya.

"Di Jelek-jelein, Saya Diam Di Hina-hina, Di Rendahkan Saya Juga Diam... Tapi Di Demo...Saya Kabur


Unggahan ini mendapatkan respon dari 75 warganet. Serta 50 komentar dan sekali dibagikan ulang.
 

[Cek Fakta] Jokowi Sebut Akan Kabur Jika Didemo? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta Medcom.id, klaim Jokowi akan kabur jika didemo adalah salah. Faktanya, ucapan Jokowi tersebut telah disunting dari ucapan sebenarnya. Dilansir dari Kompas.com, Jokowi geram karena lebih dari sembilan juta orang di Indonesia masih percaya berita atau informasi bohong ( hoaks), termasuk hoaks tentang Presiden Jokowi. Mulai dari kabar Jokowi sebagai angggota Partai Komunis Indonesia (PKI), antek asing dan aseng, anti ulama hingga pro pernikahan sejenis.
 
Pada kegiatan itu, Jokowi menyinggung hoaks yang bertubi-tubi menimpa dirinya sepanjang menjabat sebagai presiden selama 4,5 tahun terakhir. Berikut ucapan kegeraman Jokowi.
 
"Selama 4,5 tahun saya jadi Presiden dihina-hina, saya diam, sabar ya Allah. Selama 4,5 tahun saya dijelek-jelekin, saya diam, saya enggak jawab. 4,5 tahun dituduh-tuduh, Presiden Jokowi PKI, saya juga diam, tapi sekarang saya mau jawab. Kenapa saya diam, dan sekarang mau jawab, karena dari survei yang kita lakukan 9 juta orang percaya pada isu seperti ini," kata Jokowi dilansir Kompas.com.
 
[Cek Fakta] Jokowi Sebut Akan Kabur Jika Didemo? Ini Faktanya
 
Dilansir dari Medcom.id, Jokowi menjelaskan akan melawan fitnah yang selama ini ditujukan kepadanya. Sontak, peserta deklarasi tersebut langsung menyambut itu. "Tetapi hari ini, di Jogja, saya sampaikan saya akan lawan!" ujar Jokowi diikuti sorak sorai peserta deklarasi. "Ingat! Sekali lagi, akan saya lawan," sambung Jokowi.
 
Jokowi menampik tudingan dirinya sebagai antek asing. Jokowi kemudian menyebutkan sejumlah kinerja dalam menasionalisasi sejumlah sumber daya alam di Indonesia.
 

[Cek Fakta] Jokowi Sebut Akan Kabur Jika Didemo? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim Jokowi akan kabur jika didemo adalah salah. Faktanya, ucapan Jokowi tersebut telah disunting dari ucapan sebenarnya.
 
Informasi ini jenis hoaks Misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading contentdibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Jokowi Sebut Akan Kabur Jika Didemo? Ini Faktanya
 
Referensi:
1.https://nusantara.medcom.id/jawa-tengah/peristiwa-jateng/lKY6jJAN-jokowi-akan-lawan-fitnah
2.https://regional.kompas.com/berita/22191851-jokowi-45-tahun-saya-dituduh-tuduh-saya-diam-sekarang-saya-mau-jawab
3.https://archive.vn/8FvHp
 
Anda juga bisa bergabung di dalam Hoax Buster Medcom.id, sebuah komunitas yang fokus dalam misi memberantas hoaks. Ada sesuatu dari tim kami untuk kamu yang aktif dalam misi ini. Cara pendaftarannya mudah, tinggal klik link berikut ini: https://bit.ly/2H42ayb
 

[Cek Fakta] Jokowi Sebut Akan Kabur Jika Didemo? Ini Faktanya

 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif