Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Video Air Keran Positif Covid-19? Begini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 04 Agustus 2021 16:58
Beredar video yang memperlihatkan seorang satpam sedang melakukan tes antigen untuk deteksi virus korona tipe baru (SARS-CoV-2) dengan menggunakan air keran. Alat antigen menampilkan positif Covid-19.
 
Akun Facebook Sportss Gifftsturut mengunggah video itu pada Minggu, 25 Juli 2021. Hingga saat ini, video itu sudah ditonton 357 kali, mendapat 11 reaksi, dan 6 komentar.

"Sangat di sesalkan air kran saja ada virusnya ????????????" tulis akun itu.


[Cek Fakta] Video Air Keran Positif Covid-19? Begini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada video bahwa air keran juga mengandung virus covid-19 adalah salah. Faktanya, pengujian alat rapid tes menggunakan sampel dari usapan bagian atas rongga hidung atau nasofaring bukan dengan air.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Pada video itu, alat rapid test yang digunakan adalah Alat Rapid Test Antigen Panbio COVID-19 yang diproduksi oleh Abbott. Perangkat uji hanya untuk penggunaan profesional dan untuk digunakan dengan sampel usap hidung atau nasofaring. Seorang juru bicara dari pihak Abbott mengatakan perangkat Tes Cepat Panbio COVID-19 Ag adalah untuk digunakan dengan sampel yang dikumpulkan dengan usap hidung atau nasofaring yang dimasukkan ke dalam lubang hidung seseorang. Panbio Ag tidak untuk digunakan dengan air atau makanan atau cairan lainnya.
 
“Ketika digunakan sebagaimana dimaksud, ini adalah tes yang sangat akurat yang membantu mendeteksi COVID-19 di seluruh dunia dan dapat secara signifikan meningkatkan upaya untuk mengendalikan penularan. Menyebarkan informasi yang salah dengan penyalahgunaan produk medis yang disengaja selama pandemi adalah menyesatkan dan tidak bertanggung jawab.” ujarnya seperti dilansir AFP pada 28 Juni 2021.
 
Berikut ini adalah gambat panduan referensi dari Abbott, yang diterbitkan di situs web Organisasi Kesehatan Dunia, tentang cara menggunakan perangkat tes cepat tersebut.
 

[Cek Fakta] Video Air Keran Positif Covid-19? Begini Faktanya
 

Epidemiolog Universitas Griffith Dicky Budiman menjelaskan bahwa informasi tentang air keran positif Covid-19 dengan menggunakan alat tes antigen adalah tidak benar. Ia menjelaskan SARS-CoV-2 tidak menyebar melalui air tetapi melalui udara sehingga air biasa tidak akan bisa terdeteksi oleh alat.
 
Penggunaan alat tes antigen pada video tersebut menguji sampel yang bukan semestinya sehingga PH dari alat tes antigen terganggu dan merusak antibodi pada film alat sehingga hasil yang dikeluarkan tidak valid. Alat tes antigen sendiri hanya bisa digunakan dengan menggunakan sambil yang diambil dengan swab yang dimasukkan melalui hidung bukan dengan menggunakan sampel air ataupun cairan lainnya.
 

Kesimpulan:
Klaim pada video bahwa air keran juga mengandung virus covid-19 adalah salah. Faktanya, pengujian alat rapid tes menggunakan sampel dari usapan bagian atas rongga hidung atau nasofaring bukan dengan air.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Video Air Keran Positif Covid-19? Begini Faktanya
 

Referensi:
1. https://turnbackhoax.id/2021/07/28/salah-air-keran-positif-covid-19/
2. https://factcheck.afp.com/http%253A%252F%252Fdoc.afp.com%252F9DX4PC-2
3. https://archive.md/GniHV
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan