Akun Facebook Ryandi Saputra membagikan kabar itu pada Kamis, 23 September 2021. Akun ini mengunggah foto Tukul disertai narasi sebagai berikut:
"Lekas sembuh om tukul ,,sakit setelah vaksin,,tapi media mediA tidak akan mengaitkan dengan vaksin ,, karna vaksin tak akan pernah salah dimata pemuja kopit" tulis akun itu.
Benarkah demikian? Berikut cek faktanya.
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa pendarahan otak yang dialami Tukul karena vakisn covid-19 adalah salah. Faktanya, kabar ini telah dibantah pihak rumah sakit yang merawat pelawak 57 tahun itu.
Dilansir Medcom.id, pihak Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON) menepis kabar itu. Menurut Dirut RS PON dr. Mursyid Bustami, Sp.S(K), KIC, M.ARS, tidak ada hubungan antara pendarahan otak dengan efek vaksinasi covid-19.
"Kami mengklarifikiasi bahwa tidak ada hubungan antara stroke pendarahan otak yang disebabkan vasksin covid 19. Supaya masyarakat tidak ada salah paham," kata Mursyid dalam jumpa pers virtual, Jumat 24 September 2021.
Mursyid merasa perlu angkat bicara agar masyarakat tidak ragu untuk melakukan vaksinasi. Dia lalu menegaskan kembali jika sejauh ini belum ditemukan hubungan antara pendarahan otak dengan vaksinasi covid-19.
"Tidak ada. Apapun merk vaksinnya, belum ada yang mengatakan bahwa ada risiko terjadinya stroke pendarahan akibat vaksin. Ini perlu kami klarifikasi. Secara ilmiah pun tidak ada hubungannya. Barangkali itu klarifikasi dari kami. Efek penyuntikan memang beberapa orang mengalami demam beberapa hari, rasa nyeri di bekas suntikan, itu efek biasa dan akan hilang, tidak akan menimbulkan dampak sama sekali," jelas Mursyid.
![[Cek Fakta] Benarkah Tukul Sakit Pendarahan Otak karena Vaksin Covid-19? Begini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-09-25%20at%2016_46_22.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa pendarahan otak yang dialami Tukul karena vakisn covid-19 adalah salah. Faktanya, kabar ini telah dibantah pihak rumah sakit.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
![[Cek Fakta] Benarkah Tukul Sakit Pendarahan Otak karena Vaksin Covid-19? Begini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/WhatsApp%20Image%202020-08-07%20at%2018_30_14(87).jpeg)
Referensi:
https://www.medcom.id/hiburan/selebritas/eN43wa2K-pendarahan-otak-tukul-dikaitkan-dengan-vaksin-covid-19-ini-penjelasan-rumah-sakit
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News