Adalah akun facebook Bumi Nuswantara yang turut mengunggah video tersebut, 16 Desember 2021. Berikut narasinya:
"....kami telah mewawancarai 150 ilmuwan dari seluruh dunia, dan pertanyaan yang ingin kami jawab adalah pertama, seberapa bahayanya virus ini sebenarnya, dua, seberapa bagus, seberapa layak tes PCR, dan tiga, seberapa besar kerusakan yang ditimbulkan korona terhadap kekuatan ekonomi dan kesehatan, dan jawaban singkat adalah virusnya ada, tapi tidak lebih berbahaya dari flu biasa, bahkan WHO setuju dengan itu," kata seseorang pada video tersebut.
Benarkah demikian?
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Covid-19 yang diakibatkan virus Corona dua tahun terakhir, tidak lebih berbahaya ketimbang flu biasa, adalah salah. Faktanya, ini hoaks lama yang telah beredar dengan beragam narasi.
Beberapa waktu lalu, kami menemukan narasi senada. Selengkapnya dapat dibaca di sini:
1. [Cek Fakta] Beredar Video Aliansi Dokter Dunia Sebut Covid-19 Tidak Berbahaya? Ini Faktanya
2. [Cek Fakta] Buku IPA Sekolah Dasar Sebut Virus Korona Tak Berbahaya? Ini Faktanya
3. [Cek Fakta] Virus Korona Flu Biasa Tertulis di Ensiklopedia Kedokteran Terbitan 1989? Ini Faktanya
![[Cek Fakta] Covid-19 tidak Berbahaya ketimbang Flu Biasa? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Minggu19des1.png)
Seperti diketahui, Covid-19 dianggap berbahaya dari sisi tingkat penyebarannya yang tinggi. Kemudian jika dialami mereka yang memiliki penyakit komorbid dan jika tidak divaksin lengkap.
Adapun mereka yang sudah divaksin namun masih terkena Covid-19, relatif lebih aman ketimbang yang sama sekali belum divaksin. Beberapa bulan terakhir, rumah sakit relatif sepi ketimbang saat vaksinasi belum gencar dilakukan.
Kesimpulan:
Klaim bahwa Covid-19 yang diakibatkan virus Corona dua tahun terakhir, tidak lebih berbahaya ketimbang flu biasa, adalah salah. Faktanya, ini hoaks lama yang telah beredar dengan beragam narasi.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
![[Cek Fakta] Covid-19 tidak Berbahaya ketimbang Flu Biasa? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Hoaks%20Misleading%20Content(129).jpeg)
Referensi:
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/DkqlDvnb-beredar-video-aliansi-dokter-dunia-sebut-covid-19-tidak-berbahaya-ini-fakt
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/Wb740z0k-cek-fakta-buku-ipa-sekolah-dasar-sebut-virus-korona-tak-berbahaya-ini-faktanya
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/9K5XnWxk-cek-fakta-virus-korona-flu-biasa-tertulis-di-ensiklopedia-kedokteran-terbitan-1989-ini-faktanya
https://web.facebook.com/groups/561631561541003/posts/638059793898179
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News