Tangkapan layar informasi yang beredar di WhatsApp
Tangkapan layar informasi yang beredar di WhatsApp

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] Vaksinasi Genosida? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 06 Januari 2022 09:04
Beredar sebuah narasi yang menekankan bahwa vaksinasi merupakan genosida atau pembunuhan berencana yang dilakukan secara besar-besaran. Narasi ini beredar di WhatsApp, baru-baru ini.
 
Berikut narasinya:


"6. Para ketua RT, RW, Lurah, Camat, Bupati dan Gubernur di seluruh Wilayah Indonesia harus memberhentikan program Vaksinasi terhadap warganya. Sebab, Vaksinasi mengandung unsur Genocide (pembunuhan masal).
 
7. Departemen Kesehatan, Menteri Kesehatan, para dokter, para tenaga medis dan petugas VAKSINASI harus bertanggung jawab di dunia dan akhirat. Sebab, mereka pelaku utama Genocide (pembunuhan masal)."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
[Cek Fakta] Vaksinasi Genosida? Ini Faktanya
Benarkah demikian?
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa vaksinasi merupakan genosida atau pembunuhan berencana yang dilakukan secara besar-besaran, adalah salah. Faktanya, ini hoaks lama yang kembali beredar di tengah masyarakat.
 
Beberapan waktu lalu kami menemukan narasi senada. Kala itu, vaksinasi disebut upaya genosida yang menargetkan khusus umat Islam di Indonesia.
 

[Cek Fakta] Vaksinasi Genosida? Ini Faktanya
 

Padahal jika melihat data dari sumber kredibel, vaksinasi tidak hanya dilakukan di Indonesia. Tapi hampir di seluruh negara di dunia, tanpa terkecuali.
 
Di antaranya seperti dimuat Johns Hopkins. Tiongkok merupakan negara yang telah memvaksinasi warganya dengan jumlah terbanyak, yakni 1,2 miliar orang.
 
Kemudian disusul India, sekitar 600 juta, Amerika Serikat 200 juta, Brazil 143 juta, dan Indonesia 114 juta.
 
Berikut penampakan datanya:
 

[Cek Fakta] Vaksinasi Genosida? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa vaksinasi merupakan genosida atau pembunuhan berencana yang dilakukan secara besar-besaran, adalah salah. Faktanya, ini hoaks lama yang kembali beredar di tengah masyarakat.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Vaksinasi Genosida? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://coronavirus.jhu.edu/vaccines/international
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/4KZ21lEK-cek-fakta-benarkah-luhut-ingin-hancurkan-islam-dengan-vaksin-ini-faktanya
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan