Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial
Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] Kasus Kematian di Taiwan lebih banyak karena Vaksinasi ketimbang Covid-19? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 25 Oktober 2021 12:21
Beredar sebuah narasi bahwa kasus kematian di Taiwan lebih banyak karena vaksinasi ketimbang virusnya atau Covid-19 itu sendiri. Narasi ini beredar di media sosial.
 
Adalah akun facebook Paulina Alcyone yang turut mengunggah sebuah video dengan narasi tersebut, 16 Oktober 2021. Berikut penampakannya:
 

[Cek Fakta] Kasus Kematian di Taiwan lebih banyak karena Vaksinasi ketimbang Covid-19? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Benarkah demikian?
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa kasus kematian di Taiwan lebih banyak karena vaksinasi ketimbang virusnya atau Covid-19 itu sendiri, adalah salah. Faktanya, video itu tidak memuat konteks secara utuh.
 
Dilansir dari situs Polygraph.info, video itu merupakan tayangan salah satu media massa di luar negeri. Tayangan itu dianggap mengabaikan konteks sebenarnya.


"Laporan tersebut mengabaikan konteks penting. Secara matematis naif dan mengabaikan banyak bukti ilmiah bahwa vaksin aman dan efektif," tulis situs itu dalam laporannya, 21 Oktober 2021.


 
[Cek Fakta] Kasus Kematian di Taiwan lebih banyak karena Vaksinasi ketimbang Covid-19? Ini Faktanya
 

Pasalnya Otoritas Taiwan tidak mengatakan vaksinasi berdampak langsung terhadap lonjakan angka kematian. Artinya, kematian pascavaksinasi tidak menunjukkan bahwa itu disebabkan oleh vaksinasi.


"Otopsi telah berulang kali menunjukkan mereka yang meninggal setelah vaksinasi ditemukan telah meninggal karena kondisi yang sudah ada sebelumnya atau penyakit kronis," seperti yang tertulis dalam laporan yang sama.


 
[Cek Fakta] Kasus Kematian di Taiwan lebih banyak karena Vaksinasi ketimbang Covid-19? Ini Faktanya
 

Lebih lanjut, data dari covidvax.livedi atas menunjukkan hingga 22 Oktober 2021, hampir 22 juta orang di Taiwan telah divaksinasi. Sementara kasus positif sejauh ini tercatat sebanyak 16 ribuan dan kematian sebanyak 846 orang.


"Jika vaksinasi ternyata lebih berbahaya daripada COVID-19, maka jumlah kematian pasca-vaksinasi yang dilaporkan dalam VAERS (Sistem Pemberitahuan Kejadian Tidak Diinginkan Vaksin), seharusnya jauh melebihi jumlah kematian akibat COVID-19," tegas Polygraph.info.


[Cek Fakta] Kasus Kematian di Taiwan lebih banyak karena Vaksinasi ketimbang Covid-19? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa kasus kematian di Taiwan lebih banyak karena vaksinasi ketimbang virusnya atau Covid-19 itu sendiri, adalah salah. Faktanya, konten pada video itu tidak memuat konteks secara utuh.
 
Informasi tersebut masuk dalam kategori hoaks jenis false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
 

[Cek Fakta] Kasus Kematian di Taiwan lebih banyak karena Vaksinasi ketimbang Covid-19? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://www.polygraph.info/a/fact-check-taiwan-covid-vaccine-death/31521527.html
https://coronavirus.jhu.edu/region/taiwan
https://covidvax.live/location/twn
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=139248421769273&id=100070523477131
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif