Akun facebook atas nama Mas Gandi membagikan narasi ini pada 17 Desember 2020. Ia mengunggah ulang dari akun facebook bernama Rahman Nur. Dalam unggahannya terdapat narasi sebagai berikut.
"@Alhamdulillah..Masalah2 Pelanggaran HAM di Indonesia Telah Dibawa Ke Majelis PBB Oleh prof.dr.din Syamsuddin hingga dunia Tau,Bahwa Kepolisian telah Banyak Melanggar HAM.Mari Kita Kawal dan berbagi Ke Teman-teman Muslim Kita.."
Tangkapan layar video ini mendapatkan respon dari 483 warganet. Serta 30 komentar dan 97 kali dibagikan ulang.
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim Din Syamsuddin menyampaikan pidato pelanggaran HAM Indonesia di PBB adalah salah. Faktanya, video tersebut adalah pidato Din Syamsuddin saat acara peringatan World Interfaith Harmony Week 2012 di New York, Amerika Serikat. Video aslinya diunggah di kanal youtube Hajinews TV. Video berjudul "Heboh di Medsos, Video Pidato Tokoh KAMI Dien Syamsuddin di Markas Besar PBB #diensyamsuddin #PBB".
Dalam pidato tersebut, Din Syamsuddin diundang Pimpinan Sidang Umum untuk mewakili Islam dari seluruh dunia.
Dalam pidato yang mendapatkan aplaus berulang kali itu, Din Syamsuddin menyampaikan bahwa konflik di tahun 2012 menjadi karakteristik dunia saat itu.
Perang, katanya, tetap menjadi instrument sejumlah negara di dunia dalam menyelesaikan perbedaan di antara mereka.
“Untuk itu, kita harus melakukan hal yang terbaik untuk meninggalkan penggunaan kekerasan dan perang sebagai resolusi konflik,” kata Din Syamsuddin dalam pidatonya dengan topik Mediation of Conflict through Interfaith Dialogues.
Di forum yang luar biasa itu, Din Syamsuddin juga menekankan pentingnya untuk mengedepankan mediasi dan dialog dalam memecahkan masalah atas kepentingan sejumlah negara yang bertikai.
Dia juga menginginkan adanya penguatan peran agama dalam menyampaikan pesan perdamaian.
“Perbedaan baik dalam agama, etnis, budaya dan bahkan peradaban, akan terus menjadi fakta kehidupan, akan tetapi perbedaan tersebut bukan berarti menjadi alasan bahwa manusia tidak bisa hidup berdampingan,” katanya.
![[Cek Fakta] Din Syamsuddin Sampaikan Pidato Pelanggaran HAM Indonesia di PBB? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/uoiy(2).jpg)
Dilansir beritasatu.com, dalam siaran pers yang dikeluarkan oleh Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di Markas Besar PBB New York, Din menyampaikan dialog antar umat beragam diyakini akan mengatasi saling curiga yang bersumber dari ketidakpahaman dan kurangnya rasa saling menghormati.
“Dialog yang diprakarsai oleh para pemuka agama maupun pemimpin kelompok-kelompok etnis di Indonesia telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan dalam membangun masyarakat yang tangguh, demokratis, dan inklusif,” ujar Desra Percaya, Wakil Tetap RI untuk PBB.
“Dialog antar agama tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja. Untuk itu, para aktor non-pemerintah perlu didorong lebih jauh untuk mengambil peran dalam upaya-upaya ini,” kata Desra.
Din juga mengatakan bahwa organisasi-organisasi keagamaan selayaknya memegang peran dalam upaya mediasi konflik dan menjembatani perbedaan pemahaman antar masyarakat pada tingkat nasional.
“Perbedaan agama, etnis, budaya, dan peradaban bukan menjadi alasan untuk tidak hidup dalam kerukunan dan perdamaian,” kata Din.
![[Cek Fakta] Din Syamsuddin Sampaikan Pidato Pelanggaran HAM Indonesia di PBB? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/yio8o8(2).jpg)
Kesimpulan:
Klaim Din Syamsuddin menyampaikan pidato pelanggaran HAM Indonesia di PBB adalah salah. Faktanya, video tersebut adalah pidato Din Syamsuddin saat acara peringatan World Interfaith Harmony Week 2012 di New York, Amerika Serikat.
Informasi ini jenis hoaks False context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
![[Cek Fakta] Din Syamsuddin Sampaikan Pidato Pelanggaran HAM Indonesia di PBB? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/FALSE%20CONTEXT(38).png)
Referensi:
1.https://www.beritasatu.com/nasional/30608/din-pidato-jembatani-konflik-keberagaman-di-pbb
2.https://www.youtube.com/watch?v=2_OnwQnodYQ
3.https://archive.vn/qWVq2
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News