Adalah akun facebook YA yang turut mengunggah foto dengan narasi tersebut, Senin 20 September 2021. Akun itu juga membuat narasi terkait foto tersebut.
Berikut narasi selengkapnya:
"Pengen nanya aja ???
Itu patung sepatu pesan moralnya apa ya, guna untuk kemaslahatan dan nilai sejarahnya buat orang banyak ???
Atau cuman buat menggambur-hamburkan uang rakyat saja, demi pencitraan, persis seperti apa yg terjadi pada Formula E atau tugu rongsokan bambu serta segala di cat warna-warni dll nya yg menjadi bahan tertawaan orang karena kekonyolannya akibat tidak mampu mencapai prestasi kerja yg bermanfaat bagi warganya... Miriiiss !!."
Benarkah demikian?
![[Cek Fakta] Tugu Sepatu Dibuat untuk Orang yang Pernah Kecemplung Got? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/selasa37sep.png)
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Tugu Sepatu dibangun untuk mengenang orang yang pernah kecemplung got, adalah salah. Faktanya, Tugu Sepatu dalam rangka memberi semangat atau dukungan untuk pelaku ekonomi kreatif di tengah Pandemi Covid-19.
Plt Kadisparekraf Gumilar Ekalaya mengatakan tugu sepatu Jakarta itu untuk menandai rangkaian acara Festival Kolaborasi Jakarta 2021. Kegiatan ini bertujuan memberi semangat dan dukungan untuk pelaku ekonomi kreatif.
"Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pelaku ekonomi kreatif terhadap Tahun Internasional Ekonomi Kreatif 2021 yang dicanangkan oleh UNCTAD. Kita menyambutnya dengan turut menggelar instalasi dari para pelaku ekonomi kreatif. Tujuannya, untuk membangkitkan dan memberikan dukungan kepada pelaku ekonomi kreatif di Jakarta untuk tetap berkreasi di tengah tantangan pandemi," kata Gumilar seperti dimuat MediaIndonesia.com, 17 September 2021.
Lebih lanjut, sumber dana pembuatan Tugu Sepatu ini tidak berasal dari APBD DKI Jakarta atau uang rakyat. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memfasilitasi dengan menyediakan ruang publik yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat Jakarta.
![[Cek Fakta] Tugu Sepatu Dibuat untuk Orang yang Pernah Kecemplung Got? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/selasa38sep.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa Tugu Sepatu dibangun untuk mengenang orang yang pernah kecemplung got, adalah salah. Faktanya, Tugu Sepatu dalam rangka memberi semangat atau dukungan untuk pelaku ekonomi kreatif di tengah Pandemi Covid-19.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis satire atau parodi. Konten jenis ini biasanya tidak memiliki potensi atau kandungan niat jahat, namun bisa mengecoh.
Satire merupakan konten yang dibuat untuk menyindir pada pihak tertentu. Kemasan konten berunsur parodi, ironi, bahkan sarkasme. Secara keumuman, satire dibuat sebagai bentuk kritik terhadap personal maupun kelompok dalam menanggapi isu yang tengah terjadi.
Sebenarnya, satire tidak termasuk konten yang membahayakan. Akan tetapi, sebagian masyarakat masih banyak yang menanggapi informasi dalam konten tersebut sebagai sesuatu yang serius dan menganggapnya sebagai kebenaran.
![[Cek Fakta] Tugu Sepatu Dibuat untuk Orang yang Pernah Kecemplung Got? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/selasa38sep(1).png)
Referensi:
https://m.mediaindonesia.com/infografis/detail_infografis/433341-instalasi-sepatu-raksasa-di-sudirman-untuk-promosikan-industri-kreatif
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News