Pada video itu tampak Putin sedang berpidato. Kemudian video itu diterjemahkan bahwa Putin mengomentari isu kelangkaan minyak goreng di Indonesia.
Berikut selengkapnya:
"Seperti yang kita ketahui bersama akhir2 ini, Indonesia mengalami kesulitan, mereka mengalami kelangkaan minyak goreng. Semua ini dikarenakan oknum-oknum yang menimbun demi keuntungan pribadi. Saya sangat prihatin. Maka dari itu saya akan membantu dengan mengirimkan stok minyak goreng dengan kualitas nomor 1. Dan kita akan kirimkan sniper-sniper andal untuk menembak para penimbun minyak goreng. Dan saya pastikan Indonesia akan terhindar dari cukong-cukong penimbun bren**** itu.
Komitmen saya untuk membantu Indonesia sudah jelas. Ke depannya saya pastikan harga minyak goreng di Indonesia murah. Muraah."
![[Cek Fakta] Pidato Presiden Putin akan Kirim Sniper Rusia Tembak Penimbun Minyak Goreng Indonesia? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202022-03-07%20at%2009_59_13.png)
Benarkah demikian?
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa video itu memperlihatkan Putin berpidato soal kelangkaan minyak goreng di Indonesia, adalah salah. Faktanya, video itu sudah beredar sebelum kelangkaan minyak goreng baru-baru ini.
Kami menemukan video identik sudah beredar pada 2016 lalu. Video itu diunggah kanal YouTube Ruptly pada 9 Mei 2016.
Putin memberikan pidato parade Hari Kemenangan 2016, memperingati 71 tahun kemenangan Soviet dalam Perang Patriotik Hebat (Perang Dunia II) di Moskow, Rusia. Putin memberi motivasi kepada para seluruh prajurit.
Berikut keterangan video selengkapnya:
"Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pidato pada parade Hari Kemenangan 2016, memperingati 71 tahun kemenangan Soviet dalam Perang Patriotik Hebat (Perang Dunia II) di Moskow, Senin, mengucapkan selamat kepada orang banyak pada hari yang "menyatukan kegembiraan, ingatan dan duka."
SOT, Vladimir Putin, Presiden Rusia (Rusia): "Warga Rusia yang terhormat, para veteran, tentara dan pelaut yang terhormat, sersan dan perwira kecil, petugas panji dan perwira, perwira kamerad, jenderal dan laksamana. Saya mengucapkan selamat kepada Anda pada Hari Kemenangan. Ini adalah perayaan yang menyatukan kegembiraan, ingatan, dan kesedihan. 9 Mei adalah acara keluarga publik dan sangat pribadi. Ini menjadi simbol hubungan suci Rusia dan rakyatnya. Kekuatan, kepercayaan diri, dan martabat kami didasarkan pada persatuan seperti itu."
SOT, Vladimir Putin, Presiden Rusia (Rusia): " Ayah dan kakek kita mengalahkan musuh yang kuat dan kejam yang sebelumnya banyak negara mundur. Orang-orang Sovietlah yang membawa kebebasan ke negara-negara lain. Nazi dan kolaboratornya dikalahkan oleh tentara kita."
SOT, Vladimir Putin, Presiden Rusia (Rusia): "Hari ini, peradaban sekali lagi menghadapi kekejaman dan kekerasan. Terorisme telah menjadi ancaman global, kita harus mengalahkan kejahatan ini. Rusia terbuka untuk upaya bersama dengan negara lain mana pun."
SOT, Vladimir Putin, Presiden Rusia (Rusia): "Selamat! Selamat Hari Kemenangan Besar! Ura!"
![[Cek Fakta] Pidato Presiden Putin akan Kirim Sniper Rusia Tembak Penimbun Minyak Goreng Indonesia? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202022-03-07%20at%2010_00_36.png)
Kesimpulan:
Klaim bahwa video itu memperlihatkan Putin berpidato soal kelangkaan minyak goreng di Indonesia, adalah salah. Faktanya, video itu sudah beredar sebelum kelangkaan minyak goreng baru-baru ini.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis manipulated content (konten manipulasi). Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.
![[Cek Fakta] Pidato Presiden Putin akan Kirim Sniper Rusia Tembak Penimbun Minyak Goreng Indonesia? Ini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/hoaks%20manipulated(3).jpeg)
Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=EAlG8A_5iSU
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News