Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
Tangkapan layar informasi palsu di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Kata Wapres Nonton Konser dan Ikut Donasi Pahalanya Melebihi Berpuasa? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 18 Mei 2020 19:23
Beredar narasi bahwa ikut menonton konser dan berdonasi di bulan Ramadan akan mendapat pahala yang melebihi berpuasa. Narasi yang diklaim berasal dari pernyataan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin itu, beredar di media sosial.
 
Adalah akun facebook Putra Inka yang mengunggah tangkapan layar berisi narasi tersebut. Narasi itu tampak pada judul artikel JPNN yang terbit pada Senin 18 Mei 2020 pukul 05.30 WIB.
 
Berikut narasi lengkapnya:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"Wapres Tidak Masalah Konser Di Bulan Ramadhan Malah Anda Ikut Nonton& Ikut Berdonasi Pahalanya Melebihi Berpuasa." Akun ini juga membuat komentar. Ia menilai ada agenda terselubung di balik perhelatan konser.
 
"Ini Menari Di Atas Luka Rakyat Mbah Amin Di Lockdown Rakyat Patuh,Rakyat Suruh Di Rumah Saja Rakyat Nurut,Di Suruh Ndak Mudik Rakyatpun Nurut,Di Suruh Ibadah Di Rumah Jg Nurut,Lha Ini Bertajuk Konser Tanggal 23 mei Tapi Sebenarnya Mereka Merayakan ULTAH PKI Yg ke 100. Saya Mbah 7 turunan ndak Sudi Nonton Dan Berdonasi Di Konser Ultah PKI Ke 100.," tulis akun Putra Inka.
 

[Cek Fakta] Kata Wapres Nonton Konser dan Ikut Donasi Pahalanya Melebihi Berpuasa? Ini Faktanya

 

Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 130 emotikon, 135 komentar dan dibagikan sebanyak 424 kali.
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan ikut menonton konser dan berdonasi di bulan Ramadan akan mendapat pahala yang melebihi berpuasa, adalah salah. Faktanya, artikel itu editan.
 
Artikel yang diterbitkan JPNN pada Senin 18 Mei 2020 pukul 05.30 WIB, sebenarnya berisi tanggapan Wapres terkait rencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Salat Idulfitri berjamaah di masjid. Artikel itu berjudul "Wapres Menyayangkan Khofifah Mengizinkan Salat Idulfitri Berjemaah di Masjid".
 

[Cek Fakta] Kata Wapres Nonton Konser dan Ikut Donasi Pahalanya Melebihi Berpuasa? Ini Faktanya

 

 

Berikut isi artikel selengkapnya:
 
Wapres Menyayangkan Khofifah Mengizinkan Salat Idulfitri Berjemaah di Masjid
 
jpnn.com, JAKARTA - Wakil Presoden (Wapres) KH Ma'ruf Amin meminta kepada semua kepala daerah mematuhi aturan dan imbauan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan di tempat ibadah.
 
Termasuk di antaranya pelaksanaan salat Idulfitri alias salat Id pada 24 Mei 2020 mendatang.
 
Pernyataan wapres tersebut disampaikan juru bicara wapres, Masduki Baidowi, pada Minggu 17 Mei 2020.
 
Pernyataan ini dipicu oleh pernyataan Pemprov Jatim yang dikabarkan memperbolehkan masjid di seluruh Jatim menyelenggarakan salat Idulfitri 1441 Hijriah di tengah pandemi Covid-19.
 
"Keputusan Pemprov Jatim ini berlawanan dengan ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Jatim sebagai zona merah mestinya tarawih di rumah, salat Idul Fitri juga di rumah," kata wapres sebagaimana dikutip juru bicaranya.
 
Menurut Ma'ruf Amin, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebaiknya berkonsultasi dulu dengan pemerintah pusat atau melalui Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
 
"Gubernur yang telah mengajukan PSBB mestinya sudah paham larangan larangan terkait PSBB tersebut. Dengan diizinkannya penyelenggarakan salat Idul Fitri di Jatim, terkesan tidak ada koordinasi antara pusat dan daerah dalam penanganan Covid-19 dan wapres menyayangkan hal tersebut," kata jubir wapres yang akrab disapa Cak Duki ini.
 
Prinsip wapres tentang salat Idulfitri di masa pandemi sudah dikemukakan pada ratas kabinet, pada Selasa 12 Mei 2020.
 
Larangan salat Idulfitri berjemaah baik di masjid atau lapangan tetap dilarang sepanjang bahaya pandemi Covid-19 belum mereda.
 
Di sisi lain, surat izin penyelenggaraan salat Idulfitri di Jawa Timur, tertuang dalam SE Sekdaprov nomor 452/7809/012/2020 tanggal 14 Mei 2020 berbunyi "Salat Idulfitri, takbir, tahmid, tasbih, serta aktivitas ibadah lainnya sebagai ibadah bulan Ramadan boleh dilaksanakan secara berjemaah, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mencegah terjadinya penularan Covid-19".
 
Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Heru Tjahjono. (ngopibareng/jpnn)

 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan ikut menonton konser dan berdonasi di bulan Ramadan akan mendapat pahala yang melebihi berpuasa, adalah salah. Faktanya artikel itu editan.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis manipulated content (konten manipulasi). Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.
 

Referensi:
https://www.jpnn.com/news/wapres-menyayangkan-khofifah-mengizinkan-salat-idulfitri-berjemaah-di-masjid
 

*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks dan memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id
 

 

(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif