Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Benarkah Logo WHO dan IDI Ada Kaitannya dengan Lucifer dan Dajal?

Medcom Files Cek Fakta WHO IDI hoax kabar hoaks
Wanda Indana • 07 Juli 2022 13:58
Beredar narasi di media sosial yang mengaitkan logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dengan mitologi Lucifer dan Dajal. Klaim ini beredar di media sosial.
 
Akun Facebook ini turut membagikan klaim tersebut padaSabtu, 26 Maret 2022. Pada unggahannya, akun itu menyertakan narasi sebagai berikut:
 
"*Simbol Kesehatan Dunia Berupa TONGKAT dan ULAR yang digunakan pada Logo WHO dan IDI dan FARMASI.*
*LOGO itu juga ada pada Patung Lucifer.*"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Benarkah? Berikut cek faktanya. [Cek Fakta] Benarkah Logo WHO dan IDI Ada Kaitannya dengan Lucifer dan Dajal?
 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa logo WHO dan IDI ada kaitannya dengan mitologi Lucifer dan Dajal adalah salah. Faktanya, Logo-logo tersebut memiliki maka yang berbeda dari narasi yang beredar.
 
Klaim itu mengatakan simbol kesehatan dunia berupa "tongkat" dan "ular" yang dipakai WHO dan IDI juga ada pada Patung Lucifer. Padahal, dikutip dari situs resmi WHO, lambang yang mereka pakai hingga kini merupakan lambang yang dipilih Majlelis Kesehatan Dunia Pertama sejak 1948, itu merupakan simbol kedokteran dan profesi medis.
 
Logo tersebut bukan terinspirasi dari teologi atau mitologi Lucifer, melainkan kisah Asclepius, yang dipuja bangsa Yunani kuno sebagai dewa penyembuhan dan pemujaannya melibatkan penggunaan ular.
 
Berdasarkan mitologi Yunani, sebagai dewa pengobatan, Asclepius banyak menyelamatkan nyawa pasiennya. Kemampuan itu membuat Hades, dewa dunia bawah, mengeluh tentang Asclepius kepada dewa tertinggi Zeus yang takut bahwa penyembuh itu akan membuat manusia abadi. Zeus pun membunuh Asclepius dengan petir.
 
Merujuk ensiklopedia Britannica, sosok Lucifer berasal dari mitologi klasik Yunani yang dipersonifikasikan sebagai sosok laki-laki membawa obor. Dia dianggap sebagai awal kejatuhan atau asal-mula iblis dan setan, akibat kesombongannya. Berdasarkan patung karya Guillaume Geefs yang ditempatkan di katedral Liege, Belgia, tidak ada ular dalam penggambaran sosok tersebut.
 
Sementara Dajjal, masih menurut sumber yang sama, merupakan sosok mesias palsu yang akan muncul sebelum akhir zaman dalam eskatologi Islam. Sosok ini kerap digambarkan sebagai sosok bermata satu dan huruf 'k-f-r' di dahinya. Antara makna logo dan mitologi tersebut tidak saling berkaitan.
 
Kesimpulan:
Klaim bahwa logo WHO dan IDI ada kaitannya dengan mitologi Lucifer dan Dajal adalah salah. Faktanya, Logo-logo tersebut memiliki maka yang berbeda dari narasi yang beredar.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis manipulated content (konten manipulasi). Manipulated content atau konten manipulasi biasanya berisi hasil editan dari informasi yang pernah diterbitkan media-media besar dan kredibel. Gampangnya, konten jenis ini dibentuk dengan cara mengedit konten yang sudah ada dengan tujuan untuk mengecoh publik.
 
[Cek Fakta] Benarkah Logo WHO dan IDI Ada Kaitannya dengan Lucifer dan Dajal?
 
Referensi:
https://www.who.int/about/policies/publishing/logo#:~:text=The%20staff%20with%20the%20snake,involved%20the%20use%20of%20snakes
https://www.britannica.com/topic/Lucifer-classical-mythology
https://www.britannica.com/topic/al-Dajjal
 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016

 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif