Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
Tangkapan layar informasi palsu di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Buni Yani Menyesal telah Memenjarakan Ahok? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 10 Juli 2020 09:19
Beredar sebuah tangkapan layar video Youtube berjudul "BUNIYANI MENYESAL TELAH MEMENJARAKAN AHOK". Tangkapan layar ini beredar di media sosial.
 
Buni Yani disebut menyesal telah mengakibatkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dijebloskan ke penjara. Buni Yani merupakan pengunggah video kontroversial pidato Ahok saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.
 
Adalah akun facebook Francisco Gabriel yang turut membagikan tangkapan layar tersebut, Jumat 10 Juli 2020. Akun ini juga membuat narasi bahwa penyesalan Buni Yani sudah terlambat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Berikut narasi selengkapnya:


"Makan tuh Hukum'Karma Berlaku Utk Dirimu "
Terlambat penyesalan mu nikmati hidupmu di penjara dapat apa kamu dr 212 dan anis Jadi Gubernur loh Gara2 Buni Yani Mantan Dosen Abal2!.????????????
#Siapa yg menabur benih pasti menuai hasilnya, Tuhan Tidak Tidur
#Netizen 62."


[Cek Fakta] Buni Yani Menyesal telah Memenjarakan Ahok? Ini Faktanya
Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Buni Yani menyesal telah memenjarakan Ahok, adalah salah. Faktanya, Buni Yani tidak pernah mengungkapkan penyesalannya terhadap kasus yang membuat Ahok dijebloskan ke penjara.
 
Kami menelusuri video Youtube berjudul "BUNIYANI MENYESAL TELAH MEMENJARAKAN AHOK". Video itu diunggah channel Youtube Pak De SinDirAn SindirUn Show pada Senin 16 Juli 2018.
 
Dalam video itu, terdapat sejumlah artikel yang memuat kutipan atau pernyataan langsung dari Buni Yani. Berikut pernyataannya:


"Saya sesungguhnya sangat menyesal telah mencelakai Bapak Ahok, dikarenakan saya kini dia harus masuk penjara. Dan kini saya juga sudah ditelantarkan oleh oknum yang menyuruh saya mengedit video tersebut."


Pernyataan itu disampaikan Buni Yani di Jakarta Pusat pada Kamis 12 Juli 2018.
 

[Cek Fakta] Buni Yani Menyesal telah Memenjarakan Ahok? Ini Faktanya
 

Dilansir Tirto.id, kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahardian membantah kliennya membuat pernyataan tersebut. Pasalnya saat itu, kliennya sudah lama tidak berbicara di media massa.
 
"Berita jahat dan fitnah tak berkesudahan! Dipastikan itu hoaks, Pak Buni sudah menghubungi saya tadi pagi (13/7)," kata Aldwin seperti dilansir Tirto.id, Selasa 17 Juli 2018.
 

[Cek Fakta] Buni Yani Menyesal telah Memenjarakan Ahok? Ini Faktanya
 

Seperti diketahui, Ahok telah bebas dari Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, pada Januari 2019. "Ahok bebas murni setelah menjalani hidup di balik jeruji selama dua tahun--dipotong remisi 3 bulan 15 hari--dalam kasus penistaan agama," tulis CNNIndonesia.com dalam laporannya pada Kamis 24 Januari 2019.
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Buni Yani menyesal telah memenjarakan Ahok, adalah salah. Faktanya, Buni Yani tidak pernah mengungkapkan penyesalannya terhadap kasus yang membuat Ahok dijebloskan ke penjara.
 
Informasi ini masuk kategori imposter content (konten tiruan). Imposter content terjadi jika sebuah informasi mencatut pernyataan tokoh terkenal dan berpengaruh. Tidak cuma perorangan, konten palsu ini juga bisa berbentuk konten tiruan dengan cara mendompleng ketenaran suatu pihak atau lembaga.
 

Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=gBvuZKK_C2Y
https://tirto.id/buni-yani-tak-pernah-bicara-penyesalan-soal-kasus-ahok-cPjV
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190124065750-20-363335/ahok-resmi-bebas-dijemput-putra-sulung
https://archive.today/YgsVF
https://archive.today/CNMy5
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id
 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif