Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial
Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] Sebuah Gereja di Sulawesi Tengah Dibakar Habis? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 28 November 2020 17:41
Beredar narasi bahwa sebuah gereja di Lembantongoa, Sulawesi Tengah (Sulteng) dibakar habis. Narasi itu beredar melalui sosial media.
 
"Gedung Gereja Pos Pelayanan Lewonu Lembantongoa dibakar habis," bunyi sebagian narasi.
 
Pembakaran itu disebutkan terjadi pada Jumat pagi, 27 November. Selain gereja, sebanyak 6 rumah warga lainnya dibakar. Kemudian 4 orang lainnya menjadi korban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Berikut narasi selengkapnya:

"Dikabarkan ada serangan teror ke gereja di Sulawesi Tengah pada Jumat pagi, 27 November Serangan dilakukan di Lewonu Lembantongoa, Sulawesi tengah dengan Korban :
1. Gedung Gereja Pos Pelayanan Lewonu Lembantongoa dibakar habis
2. 6 Rumah jemaat dibakar
3. 4 orang jemaat meninggal ( 2 orang meninggal dipotong, 1 orang putus leher dengan badan dan 1 orang dibakar )
 
Peemerintah harus bertindak tegas.
https://www.persecution.org/2020/11/27/indonesian-terrorist-burns-church-christian-homes-killing-four/."


 
[Cek Fakta] Sebuah Gereja di Sulawesi Tengah Dibakar Habis? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa sebuah gereja di Lembantongoa, Palolo, Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) dibakar habis pada Jumat 27 November, adalah salah. Faktanya, tidak ada gereja yang dibakar.


Kapolda Sulteng Irjen Abdul Rakhman Baso membantah terjadi pembakaran gereja. "Perlu diluruskan bahwa di antara yang dibakar tidak ada gereja," kata Abdul seperti dilansir Detik.com, Sabtu 28 November 2020.


[Cek Fakta] Sebuah Gereja di Sulawesi Tengah Dibakar Habis? Ini Faktanya
 

Menurut Abdul, objek pembakaran oleh kelompok orang tak dikenal hanya rumah yang dijadikan tempat pelayanan umat. Abdul berharap isu pembakaran gereja itu harus segera diluruskan.

"Informasi ini harus diluruskan, sebab sudah beredar di medsos FB (Facebook). Jangan sampai meluas hingga terjadi konflik isu sara," ujar Abdul.


Bahwa benar ditemukan sebanyak 4 orang tewas mengenaskan di Desa Lembatongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulteng pada Jumat pagi 27 November 2020. Keempat orang itu merupakan satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami-istri, seorang anak perempuan dan seorang menantu.
 
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Suparnoto menduga kasus pembunuhan ini melibatkan pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora. Kelompok ini tidak menargetkan khusus korbannya.

"Jadi mereka bergerak ramai-ramai. (Hubungan MIT dengan keluarga yang tewas) tidak ada, jadi mereka kadang-kadang suka melakukan aksi secara acak. Namanya teroris, jadi melakukan tindakan teror untuk menakut-nakuti masyarakat," kata Didik seperti dllansir Detik.com, Sabtu 28 November 2020.


Aparat gabungan TNI-Polri Satgas Tinombala dilaporkan tengah mengejar kelompok tersebut. Aparat mempersempit area pelarian yang mengarah ke hutan di Palolo.
 

[Cek Fakta] Sebuah Gereja di Sulawesi Tengah Dibakar Habis? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa sebuah gereja di Lembantongoa, Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) dibakar habis pada Jumat 27 November, adalah salah. Faktanya, tidak ada gereja yang dibakar.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
 

[Cek Fakta] Sebuah Gereja di Sulawesi Tengah Dibakar Habis? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://news.detik.com/berita/d-5273183/sekeluarga-di-sigi-dibunuh-sadis-kapolda-sulteng-pelaku-dpo-mit/2
https://news.detik.com/berita/d-5272967/satu-keluarga-di-sigi-sulteng-jadi-korban-pembunuhan-sadis-oleh-otk
https://news.detik.com/berita/d-5273144/polisi-pastikan-tak-ada-gereja-dibakar-dalam-pembunuhan-satu-keluarga-di-sigi?
https://archive.md/IJcQt
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif