Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
Tangkapan layar informasi palsu di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Tenaga Medis Gugur karena Korona, Jokowi Cuek? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 07 April 2020 08:22
Beredar sebuah narasi bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) cuek terhadap fakta sejumlah tenaga medis gugur di tengah perjuangan melawan wabah korona atau covid-19. Sikap Presiden Jokowi dianggap berbeda dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in.
 
Adalah akun facebook Luluk Latifah yang mengunggah narasi tersebut pada Senin 6 April 2020. Akun ini menyesalkan sikap Presiden Jokowi.
 
Berikut narasi lengkapnya:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"Di Korsel 1dokternya mninggal krn covid-19 presidennya nangis n mnta maaf ke rakyat.
Dimari prnyataan krihatinan n dukacita pun g da?!."
[Cek Fakta] Tenaga Medis Gugur karena Korona, Jokowi Cuek? Ini Faktanya

 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) cuek terhadap sejumlah tenaga medis yang gugur karena korona dan tidak seperti di Korea Selatan, adalah salah. Faktanya Presiden Jokowi peduli terhadap tenaga medis.
 
Sekitar 312 jam atau 13 hari sebelum akunfacebook Luluk Latifah menyatakan itu, Presiden Jokowi sudah mengungkapkan rasa prihatin dan duka cita terhadap tenaga medis yang gugur. Jokowi menyampaikan secara khusus melalui akun media sosialnya.
 

[Cek Fakta] Tenaga Medis Gugur karena Korona, Jokowi Cuek? Ini Faktanya
 

"Duka cita yang mendalam atas berpulangnya dokter, perawat, dan tenaga medis, setelah berjuang menangani pasien virus korona ini.
 
Atas nama negara, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk kerja keras dan dedikasi mereka di garis terdepan penanganan COVID-19," kata Jokowi melalui akun @jokowi, Senin 23 Maret 2020.
 
Pada hari yang sama, Jokowi juga menyampaikan secara langsung ungkapan duka cita tersebut. Yaitu saat ia berada di Rumah Sakit Darurat Korona, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.
 
Tidak sekadar ucapan, Jokowi juga memberikan santunan untuk dokter yang meninggal karena korona sebesar Rp300 juta. Presiden juga memberikan uang tambahan untuk seluruh tenaga medis yang menangani korona.
 
Rinciannya adalah dokter spesialis sebesar Rp15 juta per bulan, dokter umum dan gigi Rp10 juta, bidan dan perawat Rp7,5 juta serta tenaga medis lainnya Rp5 juta per bulan.
 
"Kita telah rapat dan telah diputuskan telah dihitung oleh Menteri Keuangan (Sri Mulyani) bahwa akan diberikan insentif bulanan kepada tenaga medis," kata Jokowi seperti dilansir Medcom.id, Senin, 23 Maret 2020.
 

[Cek Fakta] Tenaga Medis Gugur karena Korona, Jokowi Cuek? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) cuek terhadap sejumlah tenaga medis yang gugur karena korona dan tidak seperti di Korea Selatan, adalah salah. Faktanya Presiden Jokowi peduli terhadap tenaga medis.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenismisleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 

Referensi:
1.https://twitter.com/jokowi/status/1242004279176523776
2.https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/nN90D8EK-dokter-tangani-korona-dapat-insentif-rp15-juta
 

*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.
 

 

(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif