Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ingatkan Jokowi, Indonesia akan Dikuasai Kartel Narkoba Internasional? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 23 Januari 2021 07:30
Beredar sebuah narasi isi peringatan Presiden Filipina Rodrigo Duterte kepada Presiden Joko Widodo terkait ancaman kartel narkoba internasional. Narasi ini beredar di media sosial facebook.
 
Dalam narasinya, Duterte geram melihat salah satu gembong narkoba di Sumatra Utara berhasil kabur saat pengembangan kasus kepemilikan 5 kilogram sabu. Duterte menyebut ada keterlibatan aparat di dalamnya. Berikut narasinya.

"Presiden Fhilipina Rodrigo Duterte : "Bodoh sekali kalian ! Man Batak gembong narkoba Labuhanbatu dan sekitarnya saja bisa lolos dari tahanan kalian. Bagi saya, jangankan Man Batak, Man Keling Bangking Big Bos Narkoba Internasional saya tembak ditempat, 3 Walikota di negara saya, saya tembak mati karena terindikasi jaringan narkoba. Ribuan anggota Polisi dan Tentara di negara saya yang terlibat jaringan narkoba juga saya habisi nyawanya. Tuan Presiden Jokowi, sepertinya para anggota Polisi dan Tentara di negara anda sudah banyak terlibat sindikat narkoba. Mereka harus anda bersihkan dengan tegas dan keras tanpa ampun. Jika tidak, tidak beberapa lama lagi bangsa dan negara anda akan hancur-lebur dikuasai Kartel Narkoba Internasional. Mereka akan menguasai Jabatan di Pemerintahan dan Per-ekonomian. Mereka juga mendanai gerakan Teroris di negara anda. Bahaya besar sedang mengancam negara anda!"


Akun facebook atas nama Putra Bhineka membagikan narasi ini pada 19 Januari 2021. Unggahan ini mendapatkan respon dari 62 warganet, 22 komentar dan 31 kali dibagikan ulang.
 
[Cek Fakta] Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ingatkan Jokowi, Indonesia akan Dikuasai Kartel Narkoba Internasional? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Duterte mengingatkan Presiden Jokowi, Indonesia akan dikuasai kartel narkoba internasional adalah salah. Faktanya, tida ada pernyataan resmi dari Duterte menyangkut kasus narkoba di Indonesia. Dalam narasi tersebut, mencantumkan foto Duterte sedang memegang senjata laras panjang. Dari penelusuran kami, foto tersebut ditemukan dalam sejumlah artikel di media arus utama.
 
Salah satunya, dalam artikel berjudul "Duterte wants to give the public 42,000 free guns". Artikel dimuat di situs nypost.com pada 15 Juni 2018.
 
Dalam artikel tersebut disebutkan, Pemerintah Filipina berjanji memberikan senjata gratis kepada masyarakat yang menggunakannya untuk memerangi narkoba dan kejahatan.
 
Presiden Rodrigo Duterte mempertimbangkan untuk mempersenjatai 42.000 pemimpin komunitas, yang dikenal sebagai kapten Barangay. Kebijakan ini telah dikonsultasikan dengan polisi dan badan intelijen.
 
Martin Dino, Wakil Sekretaris Departemen Dalam Negeri yang bertanggung jawab atas Barangay, mengatakan senjata akan disediakan secara gratis, atau pembelian pribadi bersubsidi. Syaratnya hanya untuk mereka yang tidak terlibat dalam obat-obatan terlarang.
 
“Syaratnya adalah kapten barangay harus memerangi narkoba dan kejahatan. Jika dia bersekongkol dengan penjahat, dia bisa menjadi salah satu yang ditembak," tegasnya.
 
[Cek Fakta] Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ingatkan Jokowi, Indonesia akan Dikuasai Kartel Narkoba Internasional? Ini Faktanya
 
Adapun kasus kaburnya gembong narkoba di Sumatra Utara, seperti dilansir merdeka.com, berinisial IRP alias Man Batak. Tersangka berhasil melarikan diri saat pengembangan kasus atas kepemilikan 5 kilogram narkotika jenis sabu, Kejadian terjadi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatra Utara (Sumut).
 
Atas kejadian ini, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi pada Senin, 18 Januari kemarin menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian personel saat mengawasi pelaku. Ia berjanji pihaknya akan menyelesaikan kasus narkoba ini.
 
Polda Sumut mengultimatum pelaku untuk segera menyerahkan diri. Polisi meminta Man Batak untuk segera menyerahkan diri atau petugas tidak segan menembak para pelaku yang terlibat dan jaringan lainnya.
 
"Perintah Kapolda sangat jelas, bahwa setiap pelaku narkoba akan ditindak tegas, tepat keras dan terukur, tidak ada tempat bagi pelaku-pelaku narkoba," tegas Hadi.
 
[Cek Fakta] Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ingatkan Jokowi, Indonesia akan Dikuasai Kartel Narkoba Internasional? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim Duterte mengingatkan Presiden Jokowi, Indonesia akan dikuasai kartel narkoba internasional adalah salah. Faktanya, tida ada pernyataan resmi dari Duterte menyangkut kasus narkoba di Indonesia.
 
Informasi ini jenis hoaks imposter content (konten tiruan). Imposter content terjadi jika sebuah informasi mencatut pernyataan tokoh terkenal dan berpengaruh. Tidak cuma perorangan, konten palsu ini juga bisa berbentuk konten tiruan dengan cara mendompleng ketenaran suatu pihak atau lembaga.
[Cek Fakta] Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ingatkan Jokowi, Indonesia akan Dikuasai Kartel Narkoba Internasional? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://nypost.com/2018/06/15/duterte-wants-to-give-the-public-42000-free-guns/
2.https://www.merdeka.com/sumut/gembong-narkoba-kabur-saat-pengembangan-kasus-polda-sumut-beri-ultimatum-ini.
 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected] atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 
Anda juga bisa bergabung di dalam Hoax Buster Medcom.id, sebuah komunitas yang fokus dalam misi memberantas hoaks. Ada sesuatu dari tim kami untuk kamu yang aktif dalam misi ini. Cara pendaftarannya mudah, tinggal klik link berikut ini: https://bit.ly/2H42ayb


 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif