Tangkapan layar informasi yang beredar di WhatsApp
Tangkapan layar informasi yang beredar di WhatsApp

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] Video Polres Singkawang Menggunakan Bahasa Mandarin bukan Indonesia? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 12 Januari 2022 07:30
Beredar sebuah video dengan narasi bahwa anggota dari Polres Singkawang, Kalimantan Barat menggunakan bahasa Mandarin. Video ini beredar di WhatsApp, baru-baru ini.
 
Penggunaan bahasa Mandarin itu seolah bentuk keengganan berbahasa Indonesia dan dikaitkan dengan rencana perpindahan Ibu Kota. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut.
 
Berikut narasinya:


"Aparat di Singkawang sudah gunakan bahasa China, apa hrs begini nasib bangsa kita ini. bukannya bahasa Nasional Indonesia..jelas kan..dia.mau pindah ibukota .."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
[Cek Fakta] Video Polres Singkawang Menggunakan Bahasa Mandarin bukan Indonesia? Ini Faktanya
Bagaimana fakta sebenarnya?
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa anggota Polisi di Singkawang menggunakan bahasa Mandarin murni karena mulai enggan berbahasa Indonesia, adalah salah. Faktanya, penggunaan bahasa Mandarin itu sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat setempat.
 
Video itu sebenarnya memperlihatkan kegiatan Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Singkawang dalam menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar mau divaksin Covid-19. Petugas menggunakan bahasa Mandarin Hakka Singkawang sebagai terobosan.


"Adapun maksud tujuan kami menggunakan bahasa Hakka ini, ialah dalam penyampaian digunakan agar masyarakat lebih memahami arti dan pesan yang disampaikan," tulis Polres Singkawang dalam situsnya, 4 Januari 2022.


Polres Singkawang berharap masyarakat dapat lebih antusias agar target kekebalan komunal dari Covid-19 di Singkawang dapat tercipta. Petugas menawarkan sejumlah lokasi vaksin pada hari kerja.

"Imbauan yang disampaikan paman, bibi, kakak, abang dan saudara sekalian yang belum divaksin untuk segera divaksin, di gerai yang telah disediakan seperti Singkawang Grand Mall, pada hari Senin – jumat, cukup dengan membawa KTP atau KK, jangan lupa ajak saudaranya untuk vaksin, serta jangan lupa Prokes selalu diterapkan dimanapun kita berada, gunakan masker, cuci tangan, jangan berkerumun, guna memutus mata rantai penyebaran covid- 19, ungkap Bripka Mernawati," tulis Polres Singkawang.


Di sisi lain, bahasa Hakka Singkawang merupakan bahasa warga Tionghoa di daerah tersebut. Sekitar 62 persen warga Singkawang menggunakan bahasa tersebut dalam keseharian mereka.
 

[Cek Fakta] Video Polres Singkawang Menggunakan Bahasa Mandarin bukan Indonesia? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa anggota Polisi di Singkawang menggunakan bahasa Mandarin murni karena mulai enggan berbahasa Indonesia, adalah salah. Faktanya, penggunaan bahasa Mandarin itu sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat setempat.
 
Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
 

[Cek Fakta] Video Polres Singkawang Menggunakan Bahasa Mandarin bukan Indonesia? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://polres-singkawang.com/2022/01/04/ajak-masyarakat-vaksin-dengan-bahasa-mandarin-hakka-terobosan-satbinmas-polres-singkawang/
https://id.wikipedia.org/wiki/Hakka_Kalimantan_Barat
https://nasional.kompas.com/read/2010/11/22/10311062/~Oase~Mata%20Air?page=all
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif