Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial
Tangkapan layar informasi yang beredar di media sosial

Fakta atau Hoaks

[Cek Fakta] Video Peti Mati Kosong Pemakaman Jenazah Covid-19? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 11 Juli 2021 08:26
Beredar sebuah video dengan narasi bahwa tidak ada jenazah dalam peti mati yang akan dimakamkan di Uganda. Video ini beredar di media sosial.
 
Adalah akun facebook Arinsa Narapidana yang turut mengunggah video dengan narasi tersebut, 24 Juni 2021. Berikut narasi selengkapnya:

"Pada tanggal 14 Juni, Ugandans melihat sesuatu yang mencurigakan tentang pemakaman KOV! D. Mereka membuka peti mati dan menemukan tidak ada tubuh di dalamnya, dan menyadari bahwa para penguasa memalsukan kematian kOV! D.."


Unggahan ini direspons sejumlah warganet. Terdiri dari 236 emotikon, 28 komentar dan 909 kali dibagikan.
 

[Cek Fakta] Video Peti Mati Kosong Pemakaman Jenazah Covid-19? Ini Faktanya

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa video itu memperlihatkan peti mati kosong dalam
pemakaman jenazah Covid-19, adalah salah. Faktanya peti mati itu sebenarnya berisi jenazah yang terpapar Covid-19. Pristiwa itu terjadi di Distrik Kasese, Uganda pada pertengahan Juni lalu. Peti mati itu berisi jenazah pria bernama Franco Bwambale Kabwangana yang sebelumnya dilaporkan memiliki riwayat diabetes.
 
Pada saat akan dimakamkan, sejumlah orang tiba-tiba datang menghalangi pemakaman tersebut. Mereka memaksa petugas untuk membuka peti mati.

"Saat membuka peti mati, mereka menyadari bahwa mayat itu tidak dibungkus dengan benar. Namun mereka memastikan mayat itu ada di sana," kata putri almarhum, Immaculate Masika seperti dimuat NilePost.co.ug, 18 Juni 2021.


 
[Cek Fakta] Video Peti Mati Kosong Pemakaman Jenazah Covid-19? Ini Faktanya
 

Masika kembali menegaskan bahwa isu peti mati itu kosong, adalah salah. Masika memastikan bahwa peti mati itu berisi jenazah ayahnya yang terpapar Covid-19 dan sudah dikuburkan sesuai prosedur Covid-19.

"Apa yang diklaim bahwa peti mati kosong dimakamkan oleh pemerintah, itu tidak benar. Sebagai sebuah keluarga, kami menguburkan jenazahnya dan pembicaraan tentang peti mati kosong yang dikuburkan harus diabaikan dan masalah ini harus diselesaikan,” kata Masika seperti dimuat AFP.com, pada Rabu 30 Juni 2021.


AFP menemukan isu yang berkembang terkait peti kosong itu merupakan bentuk penjualan organ manusia oleh pihak tertentu. Pihak itu kemudian berpura-pura mengubur korban Covid-19.

"Ada spekulasi besar bahwa perdagangan organ manusia telah dilakukan secara besar-besaran dengan menyamarkan kematian akibat virus corona. Ke mana mayat-mayat itu pergi? Apakah ada orang yang harus bertanggung jawab atas kekacauan ini? Dan apakah Coronavirus yang membunuh orang? Bagaimana pemerintah bisa membuktikannya?," demikian salah satu unggahan yang ditemukan AFP.


 
[Cek Fakta] Video Peti Mati Kosong Pemakaman Jenazah Covid-19? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa video itu memperlihatkan peti mati kosong dalampemakaman jenazah Covid-19, adalah salah. Faktanya, peti mati itu sebenarnya berisi jenazah yang terpapar Covid-19.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Video Peti Mati Kosong Pemakaman Jenazah Covid-19? Ini Faktanya
 

Referensi:
https://nilepost.co.ug/2021/06/18/viral-video-family-of-kasese-man-who-died-of-covid-dismisses-claims-of-burying-empty-coffin/
https://factcheck.afp.com/http%253A%252F%252Fdoc.afp.com%252F9DG9KL-1
https://www.istinomer.rs/facebook-provere/da-li-zbog-kovida-u-ugandi-sahranjuju-prazan-kovceg/
https://www.facebook.com/sembilu.narapidana/posts/2944306889118760
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan