Kanal VIRAL SEMUA VIDEO membagikan video itu pada 1 September 2021. Pada video, terlihat seorang anak berkaos hijau tengah merintih dan pada salah satu tanggannya tidak bergerak.
"YG LAGI VIRAL DI GORONTALO! SETELAH DI VAKSIN TANGAN ANAK INI LUMPUH" judul pada video yang beredar:
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada video bahwa adanya seorang siswa mengalami kelumpuhan pada salah satu bagian tangan setelah menerima vaksin Covid-19 adalah salah. Faktanya, tangan remaja pada video itu mengalami kram. Peristiwa dalam video terjadi di di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo. Orang tua dari siswa tersebut menjelaskan bahwa anaknya hanya mengalami kram pada lengan kirinya. Ia membantah kabar yang beredar bahwa anaknya mengalami lumpuh pada tangannya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, Rizal Yusuf Kune juga menyatakan bahwa memang benar siswa yang mengalami kram di tangan pasca vaksinasi sudah mendapatkan penanganan yang tepat. Saat ini kondisi siswa tersebut telah membaik dan beraktivitas seperti biasa. Rizal mengimbau masyarakat untuk tenang dan tidak terprovokasi.
"Benar, dia (remaja dalam video) merupakan salah satu dari 5 orang yang mengalami gejala KIPI. Dan Gejala yang timbul pada ke 5 remaja itu digolongkan dalam gejala KIPI ringan. Dan Alhamdulillah semua sudah mendapat perawatan yang tepat,” jelas Rizal seperti dilansir dari situs Pemprov Gorontalo.
Rizal menambahkan, keadaan remaja dalam video itu saat ini sudah membaik. Bahkan siswa yang duduk di bangku salah satu SMP di Kecamatan Tolinggula tersebut kini tidak merasakan keluhan apapun.
“Kami memaklumi dan wajar saja kalau orang tua atau ada kerabat yang panik. Tapi yang selalu kami katakan bahwa gejala KIPI ini tidak selalu terjadi pada orang yang divaksin. Kalaupun terjadi itu adalah gejala yang wajar. Karena respon tubuh terhadap benda asing, dalam hal ini, vaksin, yang masuk ditubuhnya itu berbeda-beda, Oleh karenanya, kami meminta semuanya tenang. Jangan terprovokasi dengan video sepotong saja. Insya Allah semuanya sudah ditangani dengan baik,” tutunya.
![[Cek Fakta] Video Siswa Lumpuh setelah Divaksinasi Covid-19 di Gorontalo? Begini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/Screen%20Shot%202021-09-04%20at%2011_30_30.png)
Kesimpulan:
Klaim pada video bahwa adanya seorang siswa mengalami kelumpuhan pada salah satu bagian tangan setelah menerima vaksin Covid-19 adalah salah. Faktanya, tangan remaja pada video itu mengalami kram.
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
![[Cek Fakta] Video Siswa Lumpuh setelah Divaksinasi Covid-19 di Gorontalo? Begini Faktanya](https://cdn.medcom.id/images/library/images/WhatsApp%20Image%202020-08-07%20at%2018_30_14-6(235).jpeg)
Referensi:
https://dinkes.gorontaloprov.go.id/tanggapi-video-remaja-mengalami-kipi-di-kecamatan-tolinggula-kadinkes-gorut-jangan-terprovokasi/
https://www.youtube.com/watch?v=8y4Gb5_PPBU
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surelcekfakta@medcom.idatau WA/SMS ke nomor082113322016
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News