Situs cek IMEI yang disediakan oleh Kementerian Perindustrian.
Situs cek IMEI yang disediakan oleh Kementerian Perindustrian.

Regulasi IMEI Aktif 18 April, Begini Cara Cek IMEI di Ponsel

Teknologi teknologi tips dan trik teknologi telekomunikasi
Cahyandaru Kuncorojati • 16 April 2020 12:20
Jakarta: Kebijakan validasi IMEI yang diteken tiga Kementerian: Kominfo, Perdagangan, dan Perindustrian akan diberlakukan pada 18 April 2020.
 
Dalam konferensi pers virtual hari ini, Rabu 15 April 2020, pemerintah dan ekosistem industri sepakat dengan skema whitelist untuk memblokir ponsel ilegal yang aktif setelah tanggal 18 April 2020.
 
Mudahnya, smartphone atau perangkat HKT (handphone, komputer genggam, dan tablet) lainnya yang sudah dibeli kemudian diaktifkan dan berfungsi dengan kartu SIM operator seluler sebelum 18 April 2020 maka dianggap aman atau IMEI mereka terdaftar resmi di Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bagi perangkat yang dibeli setelah tanggal 18 April 2020 maka wajib melakukan pelaporan atau pengecekan IMEI. Langkah ini sejatinya dilakukan oleh pihak toko atau penjual, tetapi konsumen juga diminta lebih teliti.
 
Baca: Regulasi IMEI Aktif per 18 April, Konsumen Lama tak Terdampak
 
Bagaimana mengetahui IMEI dari perangkat yang Anda beli? Medcom.id memberikan panduan paling mudah misalnya untuk perangkat smartphohe.
 
1.Anda bisa mengecek IMEI di label yang ada di bagian belakang kotak penjualan smartphone. Di sini akan tersedia nomor dari IMEI perangkat. Diimbau konsumen mencocokan nomor IMEI di belakang kotak penjualan smartphone dengan IMEI yang ada di dalam sistem perangkat.
 
Alasannya, bisa saja IMEI yang tertera di bagian dalam smartphone berbeda dengan IMEI yang tersimpan di dalam sistem perangkat. Caranya dengan mengakses IMEI di dalam Settings atau pengaturan.
 
2. Caranya masuk ke Settings kemudian pilih About Phone. Di dalamnya akan tersedia nama perangkat dan juga menu bertulis kan Status, pilih menu ini. Kemudian akan langsung terlihat menu lain bertuliskan IMEI Information. Cara lainnya adalah dengan menghubungi *#06#.
 
Pilih menu IMEI Information maka akan tampil informasi IMEI yang tersimpan di sistem perangkat smartphone.
 
3. Kini masuk ke langkah pengecekan IMEI di situs Kemenperin. Caranya, gunakan browser atau peramban internet dan masukan alamat situs https://imei.kemenperin.go.id/.
 
Di kolom pencarian Cek IMEI masukan nomor IMEI perangkat Anda. Apabila terdaftar maka akan muncul teks "IMEI terdaftar di database Kemenperin". Apabila tidak maka akan dinyatakan bahwa IMEI tidak terdaftar di Kemenperin, dan konsumen diperbolehkan melakukan komplain.
 
Baca: Pemerintah Putuskan Whitelist Jadi Skema Regulasi IMEI
 
Ojak Manurung, Direktur Pengawasan Barang dan Jasa Kementerian Perdagangan, menyatakan pihaknya telah menyiapkan dua Peraturan Menteri, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam konferensi virtual.
 
Pertama, PM No. 78 tahun 2019 tentang petunjuk penggunaan layanan jaminan purna jual untuk produk elektronika dan telematika. Di dalamnya terkait dengan pasal yang menjamin bahwa produk yang diperdagangkan itu sudah tervalidasi atau teregistrasi.
 
Peraturan kedua adalah Permendag No. 79 Tahun 2019 terkait kewajiban mencantumkan IMEI pada kemasan untuk produk telepon seluler, komputer genggam, dan komputer tablet. “Bagi pelaku usaha, termasuk juga produsen dan importir wajib mencantumkan IMEI pada kemasan.”
 
Peraturan yang sama juga berlaku bagi masyarakat yang membeli ponsel melalui marketplace. Menurut Ojak, para marketplace juga harus turut bertanggung jawab terhadap produk HKT (Handphone, Komputer Genggam, dan Tablet) yang diperjualbelikan.
 
Itu sebabnya, para marketplace harus meminta surat pernyataan dari para merchant bahwa tidak akan menjual produk HKT yang ilegal.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif