Medcom.id pernah mengulas AMD Ryzen Threadripper 2950X, dan performanya sangat pantas di kelas HEDT. Kini kami menguji si bungsu 2920X.

AMD Ryzen Threadripper 2920X diciptakan lewat fabrikasi 12nm. Hadir dengan 12 core dan 24 thread, yang menjanjikan clock speed 3,5GHz dan menjadi 4,3GHz dalam mode boost.
AMD Ryzen Threadripper 2920X masih diciptakan dengan fabrikasi 12m seperti saudaranya. Kapasitas L3 cache yang disediakan sebesar 32MB dan TDP180W serta tetap hadir dengan satu paket sistem pendingin. AMD menyediakan sistem pendingin Wraith Ripper ciptaan Cooler Master.

Proses pemasangan prosesor dan sistem pendingin tersebut masih sama seperti Ryzen Thredripper 2950X. Medcom.id juga masih menggunakan motherboard ASUS ROG X399 Zenith Extreme.
Perlu diingat bahwa pengguna juga masih bisa menggunakan motherboard yang dulu digunakan untuk AMD Ryzen Threadripper generasi pertama. Alasannya, AMD menyatakan motherboard tersebut masih kompatibel, cukup unduh driver terbaru sehingga kompatibel dengan Ryzen Threadripper Seri-2000.
Bagaimana Performanya?
Medcom.id melakukan pengujian AMD Ryzen Threadripper 2920X pada ASUS ROG X399 Zenith Extreme dan sistem pendingin Wraith Ripper. Proses pemasangan prosesor dan sistem pendinginnya masih sama rumitnya.Pada motherboard tersebut dipasang empat keping kartu RAM G Skill FlareX, sehingga total RAM 16GB. Penggunaan empat keping RAM tersebut sudah sesuai dengan kemampuan prosesor ini terhadap fitur quad channel kecepatan 2933MHz.
Kartu grafis yang terpasang adalah ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G. Sebagai catatan, proses pengujian juga didukung dengan beberapa komponen testbed Medcom.id. Pengujian performa AMD Ryzen Threadripper 2920X dilakukan dalam mode default untuk mengetahui performa bawaan dari prosesor ini.
| Testbed Medcom.id | |
| Prosesor | Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X |
| Motherboard | ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus |
| RAM | Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB) |
| VGA | Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G |
| Pendingin | Noctua NH-U21S |
| Storage | Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB |
| PSU | Corsair RM 850X |
| Monitor | ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ |
| Mouse | Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro |
| Mousepad | Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris |
| Keyboard | Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE |
| Headset | Corsair HS60, Corsair HS70 |
Pengujian pertama dilakukan menggunakan software benchmark. Hasilnya, AMD Ryzen Threadripper 2920X menyajikan performa yang cukup tinggi, meskipun berada di bawah skor Ryzen Threadripper 2950X yang pernah diulas.
| PENGUJIAN | PCMark 10 | 3DMark Fire Strike | Cinebench R15 (multi) | Cinebench R15 (single) |
| SKOR | 5282 | 16506 | 2604 | 165 |
Pengujian kedua adalah menggunakan AMD Ryzen Threadripper untuk bermain game kelas AAA di kualitas grafis Ultra resolusi 2910x1080. Game yang digunakan adalah Ashes of the Singularity: Escalation, The Witcher 3: Wild Hunt, Far Cry 5, dan Assassin's Creed Odyssey.
AMD Ryzen Threadripper 2920X terbukti mampu menyajikan permainan dengan framerate tinggi. Tercatat angka rata-rata frame rate selama game berjalan seluruhnya berada di atas 30fps. Dipastikan prosesor kelas HEDT ini bisa menjalakan beragam beban kerja tanpa kesulitan.
Prosesor ni juga masih disediakan beberapa teknologi atau fitur bawaan. AMD StoreMI yang tersedia di motherboard berbasis chipset AMD X399 masih bisa diaktifkan lewat dukungan prosesor ini sehingga proses loading data dari komponen hard disk drive bisa secepat menggunakan SSD.
Selain itu, fitur untuk mempermudah overclocking lewat aplikasi Ryzen Master Utility dan AMD Precision Boost Overdrive juga masih tersedia.
Kesimpulan
Ryzen Threadripper 2920X yang memiliki jumlah core dan thread paling sedikit di keluarga Seri 2000 tetap tidak bisa diremehkan. Kualitas performanya sebagai anggota prosesor kelas HEDT tetap dijaga oleh AMD.
Bicara harga, AMD Ryzen Threadripper 2920X dibanderol Rp10.6999.000. Harga yang memang agak tinggi tapi pantas untuk ditempel pada prosesor kelas HEDT.
AMD Ryzen Threadripper 2920X
Plus
- Performa masih mumpuni
- Harga masih pantas sesuai performanya
Minus
- Proses pemasangan agak sulit
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News