Polytron Prime 7S.
Polytron Prime 7S.

Review Smartphone

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s

Lufthi Anggraeni • 05 Desember 2016 21:43
medcom.id, Jakarta: Persaingan pasar smartphone di Indonesia semakin ketat dengan kemunculan sejumlah merek baru, baik lokal maupun dari luar Indonesia. Tidak dapat dimungkiri, saat ini pasar Indonesia didominasi oleh perangkat karya produsen luar Indonesia.
 
Namun, hal ini tidak menggentarkan produsen dalam negeri untuk menghadirkan produk alternatif, sebagai pesaing dari perangkat tersebut. Tidak terkecuali dengan Polytron, yang hadir dengan perangkat unggulan terbarunya, yaitu Prime 7s. Berjuluk Smart Luxury Phone, ponsel cerdas terbaru ini ditujukan menawarkan berbagai keunggulan yang diklaim mampu bersaing dengan produk lainnya.
 

 

Desain

Hadir sebagai perangkat unggulan, Polytron Prime 7S mengusung desain unibodi yang membuat perangkat ini tampil dengan kesan elegan. Kesan tersebut juga didukung oleh dukungan bahan metal yang dihiasi oleh garis berwarna emas pada bagian sisi perangkat, serta bahan plastik mengkilat pada bagian belakangnya.

Mendukung kesan elegan yang ingin dicapai Polytron, sayangnya bahan plastik mengkilat di bagian belakang perangkat ini memiliki kelemahan serupa peranngkat berbahan sama lainnya, yaitu mudah kotor akibat sidik jari. Meskipun demikian, perangkat ini memiliki bobot tergolong ringan, sehingga tetap mampu menghadirkan pengalaman penggunaan menyenangkan, termasuk saat digunakan dengan satu tangan.
 
Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
 
Uniknya, Polytron membekali Prime 7S dengan tiga tombol sentuh kapasitif menu utama di bagian bawah layar dengan ikon berupa titik. Unik dan berbeda dari perangkat lain, sayangnya tiga tombol ini menimbulkan sedikit kebingungan saat digunakan pertama kali, serta membutuhkan waktu lebih lama untuk mengetahui dan memahami fungsi yang diwakili masing-masing tombol.
 
Polytron menempatkan tombol fisik daya dan volume di sisi kanan atas perangkat, berseberangan dengan slot kartu nano SIM dan microSD di sisi kiri. Sementara itu, di sisi bawah terdapat port USB yang didampingi oleh speaker dan di sisi atas terdapat jack audio 3,5 mm.
 
Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
 

 

Software & Antarmuka

Polytron Prime 7S menggunakan sistem operasi Android 6.0 Marshmallow, dengan antarmuka pengguna khas miliknya, yaitu Fira OS 1.0. Ponsel cerdas ini hadir dengan aplikasi bawaan yang tergolong sedikit pada antarmuka pengguna yang tidak dibekali dengan laci aplikasi tersebut.
 
Sejumlah aplikasi bawaan yang hadir pada perangkat ini merupakan aplikasi pendukung Fira OS, seperti Fira Store yang memungkinkan Anda membeli pulsa, token PLN, dan voucher game, dengan memanfaatkan Fira Pay setelah mendaftar dan memiliki Fira ID.
 
Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
 
Meskipun menggunakan sistem operasi Android, Polytron tidak membekali perangkat unggulannya ini dengan peramban khas Google, yaitu Chrome. Sebagai gantinya, Polytron menjadikan Fira Browser sebagai peramban utamanya. Selain itu, tampilan berbeda dihadirkan pada menu dropdown, yang menghadirkan dua halaman, untuk shortcut ke sejumlah menu dan notifikasi.
 
Untuk mengakses halaman notifikasi pada menu dropdown, Anda perlu mengusap layar dengan kondisi mengakses menu dropdown, ke arah kanan pada halaman shortcut dan sebaliknya. Belum banyak ditemukan, sebagian besar perangkat lain menampilkan notifikasi di bagian bawah menu shortcut.
 
 

Kamera

Berbekal resolusi 16MP dan didukung autofocus dan lampu flash LED ganda, performa yang disuguhkan kamera belakang perangkat ini tergolong baik. Sebab, kamera ini dapat menyuguhkan hasil foto yang tergolong baik, baik pada kondisi pencahayaan cukup maupun redup.
 
Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
 
Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
 
Pada kondisi pencahayaan cukup, kamera ini mampu menghadirkan foto dengan tampilan warna cerah. Namun pada beberapa kesempatan, foto hadir dengan pencahayaan sedikit berlebihan atau over exposure. Selain itu, pada kondisi pencahayaan redup, Anda perlu menjaga kamera tetap stabil dan tidak bergerak. Sebab pada kondisi pencahayaan redup, autofocus kamera sedikit lambat sehingga terdapat sedikit blur pada sejumlah obyek di foto.
 
Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
 
Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
 
Sementara itu, perangkat ini dilengkapi kamera depan beresolusi 8MP yang didukung oleh fitur Wide Angle dan lampu flash LED. Kamera ini mampu menghadirkan hasil foto yang cukup baik pada kondisi pencahayaan cukup dan redup. Selayaknya kamera ponsel pada umumnya, noise juga dapat ditemukan pada foto dalam kondisi pencahayaan redup, meski tidak menggangu tampilan secara keseluruhan.
 
Berbeda dengan sejumlah ponsel cerdas lain, mode face beautify dapat ditemukan beserta pengaturan kamera lain pada ikin roda pada menu kamera. Selain pilihan multi-face dan off, mode ini tidak dibekali dengan kendali manual untuk mengatur tingkat penerapan fitur mempercantik wajah tersebut.
 
 

Performa & Baterai

Menggunakan prosesor MediaTek Helio P10 2.0GHz octa-core, perangkat ini mampu menyuguhkan pengalaman penggunaan yang menyenangkan. Selama digunakan, kami tidak menemukan lag, baik saat digunakan untuk memainkan game Ashpalt 8: Airbone, maupun sekadar menjelajahi menu galeri ataupun berpindah dari satu menu ke menu lain.
 
Pengalaman tanpa gangguan lag yang sama juga kami temukan saat mengakses sejumlah tab pada peramban. Namun, rasa hangat pada bodi perangkat mulai terasa saat digunakan untuk memainkan game dalam waktu lama atau dalam kondisi pemakaian aktif. Pengalaman menyenangkan juga didukung oleh tampilan dengan warna yang cerah dan ketajaman yang baik.
 
Mengusung ukuran 5,2 inci, layar Prime 7S juga mampu menghadirkan kenyamanan cukup baik saat digunakan di bawah terik matahari secara langsung karena layar tidak terlalu reflektif. Namun, kenyamanan tersebut tidak terlalu terdukung jika Anda memanfaatkan kecerahan layar otomatis, dan mengatur kecerahan secara manual dengan tingkat kecerahan sesuai kebutuhan.
 
Selain itu, pengalaman yang menyenangkan juga disuguhkan oleh keyboard default yang diusung oleh Polytron Prime 7S. Pengalaman ini didukung oleh layout keyboard dengan jarak tombol yang tergolong jauh, sehingga meminimalisir kesalahan dalam menekan tombol.
 
Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
 
Sementara itu, pada aplikasi benchmark 3DMark dan PCMark 8, Coolpad Sky 3 tercatat memperoleh nilai baik. Pada pengujian Work 2.0 di aplikasi PCMark 8, perangkat ini memperoleh nilai sebesar 3149, sedangkan pada pengujian 3DMark Ice Storm Extreme memperoleh nilai 5475.
 
Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
 
Polytron Prime 7S dapat bertahan selama lebih dari 9 jam saat digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Sedangkan pada aplikasi pengujian baterai, perangkat ini hanya mampu bertahan selama lebih dari enam jam.
 
Kesimpulan
Selain dengan desain elegan, Polytron Prime 7S juga hadir dengan antarmuka sederhana dan tanpa bekal aplikasi bawaan sedikit. Tergolong baik, kamera perangkat ini tidak terlalu memuaskan seperti yang kami harapkan. Namun pengalaman penggunaan menyenangkan juga didukung oleh performa yang baik, tanpa gangguan lag saat digunakan untuk memainkan game. Sementara itu, berbekal baterai 2.300 mAh, tidak mengherankan jika usia baterai perangkat ini tergolong cepat saat digunakan dengan kondisi aktif.
 
 
  Polytron Prime 7S
Prosesor MediaTek MT6755 2.0GHz octa-core
RAM 3GB
OS Android 6.0, FiraOS
GPU Adreno 405
Memori Internal 64 GB
Kamera 16MP (belakang), 8MP (depan)
Baterai 2.300 mAh
Layar 5,2 inci (1080 x 1920 pixel)
Harga Rp3.799.000

Polytron Prime 7S

 

7,8

  • Desain elegan, tipis dan ringan
  • Nyaman saat digenggam
  • Performa baik tanpa lag
  • Kamera kurang memuaskan

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA