Namun, apa hanya itu keunggulan yang ditawarkan?
Desain
Meskipun bukan smartphone tertipis, dengan ketebalan 6,6 mm, OPPO F1 Plus memang terbilang tipis. Ia dapat dengan mudah dimasukkan ke dalam saku. Meskipun memiliki layar 5,5 inci, ia cukup nyaman untuk digenggam bahkan dengan satu tangan.F1 Plus memiliki bodi metal alloy, membuatnya tampil elegan dan tidak terkesan murahan. Namun, bodi metal ini terasa licin di tangan. Untungnya, OPPO menyediakan casing silikon dalam paket penjualan smartphone ini. Dengan menggunakan casing ini, F1 Plus menjadi tidak terlalu licin saat dipegang.

Tombol power dari F1 Plus terletak di sisi kanan atas dengan tombol volume di sisi kiri. Ia memiliki tombol fisik untuk tombol Home. Mengingat OPPO menanamkan pemindai sidik jari di tombol ini, maka hal ini bukanlah hal yang aneh. Tombol home diapit oleh tombol Back dan Recent App. Di bagian bawah, Anda akan menemukan port charger di bagian tengah dengan port audio di sebelah kanan dan audio di sebelah kiri.
Karena speaker terletak di bagian bawah, suara tidak akan teredam, tidak peduli apakah Anda meletakkan smartphone ini dengan layar di atas atau layar di bawah. Namun, saat saya menggunakannya untuk bermain game secara horizontal, bagian speaker ini biasanya tertutup tangan, yang membuat suara teredam.
Software & Antarmuka
Seperti kebanyakan vendor smartphone Android, OPPO membuat antarmuka miliknya sendiri. Ialah ColorOS 3.0. Antarmuka ini tidak dilengkapi dengan drawer aplikasi. Jadi, Anda dapat mengakses semua aplikasi yang ada secara langsung dengan melakukan swipe ke kiri atau ke kanan. Meskipun secara tampilan tidak ada yang salah dengan antarmuka ini, tapi saya merasa sedikit bingung saat pertama kali menggunakan F1 Plus.Salah satu fitur yang OPPO tanamkan pada F1 Plus adalah fitur off-screen gesture. Fitur ini memungkinkan Anda untuk membuka aplikasi tertentu dengan menggambarkan huruf atau simbol tertentu saat layar ponsel dalam keadaan mati. Belakangan, semakin banyak smartphone yang mengadopsi fitur ini.

OPPO F1 Plus juga memiliki fitur yang disebut Lockscreen Magazine. Pada dasarnya, di sini, Anda dapat membuat tampilan Lockscreen ponsel menjadi berubah-ubah, meski sayangnya, Anda tidak dapat mengatur gambar apa saja yang dapat tampil di layar ponsel. Anda akan diminta untuk memilih topik yang telah disediakan dan gambar pada lockscreen akan muncul secara acak.
Kamera & Video
Pada F1 Plus, OPPO fokus pada fitur selfie. Karena itu, tidak heran jika smartphone ini memiliki kamera depan dengan resolusi yang lebih besar dari kamera belakangnya. Smartphone ini cocok bagi Anda yang memang suka untuk mengambil selfie. Sebaliknya, jika Anda lebih sering menggunakan kamera belakang, kamera depan dengan resolusi yang lebih besar dari kamera belakang mungkin justru akan membingungkan.Dengan F1 Plus, OPPO tampaknya memang menyasar kalangan orang-orang yang suka mengambil foto diri. Karena itu, OPPO tidak hanya melengkapi kamera depan dengan fitur beautify, tapi juga kamera belakang. Fitur beautify akan membuat kulit Anda terlihat lebih mulus dan putih. Namun, jika Anda menggunakan fitur ini secara berlebih, foto justru akan terlihat tidak natural.
Sama seperti kebanyakan kamera smartphone, kamera OPPO F1 Plus tergantung pada cahaya di lingkungan sekitar. Semakin terang keadaan di sekitar, semakin jernih gambar yang dihasilkan. Dalam keadaan gelap, gambar yang dihasilkan menjadi lebih gelap dan detail gambar menjadi tidak terlihat dengan jelas.
Menariknya, OPPO F1 Plus menawarkan dua opsi resolusi untuk video yaitu 720p dan 1080p. Kedua opsi ini dapat dapat direkam dengan kamera depan dan kamera belakang.
Inilah beberapa contoh hasil jepretan OPPO F1 Plus.
Foto di luar ruangan dalam keadaan cerah.

Foto di luar ruangan dalam keadaan mendung.

Foto di luar ruangan saat malam hari.

Foto dengan kamera depan saat cahaya terang.

Foto dengan kamera depan di dalam ruangan di malam hari.

Performa & Baterai
Dengan prosesor octa-core dan RAM 4GB, sebenarnya saya mengharapkan performa yang lancar dari OPPO F1 Plus. Sayangnya, saya tidak bisa mengatakan itu. Selama menggunakan smartphone ini, sesekali saya menemui masalah. Misalnya adanya sedikit lag saat saya hendak berganti dari satu aplikasi ke aplikasi lain melalui tombol Recent Apps.Namun, satu masalah yang benar-benar mengganggu saya adalah ketika saya melakukan drag down notifikasi untuk tap notifikasi yang ada -- seperti email atau WhatsApp -- dan tidak ada hal yang terjadi.
OPPO F1 Plus sudah dilengkapi dengan pemindai sidik jari pada tombol Home. Sensor sidik jari ponsel ini dapat mengenali sidik jari dengan cukup cepat dan akurat. Faktanya, saat saya mencoba untuk mengaktifkan ponsel dari layar dalam keadaan mati dengan menekan tombol Home, maka kunci akan otomatis terbuka.
Seperti yang dapat Anda lihat pada grafik di bawah, jika dibandingkan dengan OPPO F1, F1 Plus memiliki nilai benchmark yang sedikit lebih tinggi. Dan ketika dibandingkan dengan smartphone lain khusus selfie dari pesaingnya, seperti Lenovo Vibe S1 dan ASUS ZenFone Selfie, F1 Plus memiliki nilai yang lebih tinggi. Namun, performa yang lebih tinggi dari F1 Plus juga dibarengi dengan harganya yang lebih mahal.

Sementara saat dibandingkan dengan ZenFone 2, yang juga memiliki RAM 4GB, hasil benchmark F1 Plus beragam, ada hasil benchmark yang lebih tinggi dan ada yang lebih rendah.

Seperti yang dapat Anda lihat, OPPO F1 Plus memiliki baterai yang dapat bertahan lama. Saat diukur dengan PC Mark, OPPO F1 Plus dapat bertahan selama hampir 13 jam. Ia juga dilengkapi dilengkapi dengan Low Power Mode, yang akan secara otomatis mengurangi tingkat kecerahan layar dan mematikan WiFi. Fitur ini akan membuat baterai ponsel menjadi semakin awet.
Saat meluncurkan F1 Plus beberapa waktu lalu, OPPO menyebutkan bahwa smartphone ini sudah dilengkapi dengan teknologi VOOC Flash Charging. Dengan charger miliknya, mengisi baterai F1 Plus dari 18 persen hingga 100 persen hanya memerlukan waktu sekitar 54 menit.
Saat diuji dengan Mozilla Kraken, OPPO F1 Plus mendapatkan nilai 34,820 detik. Pada Mozilla Kraken, semakin rendah nilai yang didapat, semakin baik. Sebagai perbandingan, baik ASUS ZenFone Selfie atau Lenovo Vibe S1 mendapatkan nilai Mozilla Kraken di kisaran 13 detik.
Sementara nilai Google Octane dari OPPO F1 Plus adalah 2426. Lagi-lagi, ada jarak yang cukup jauh dari dua pesaingnya. ZenFone Selfie mendapatkan nilai 3050 sementara Vibe S1 mendapatkan nilai 3862. Dalam benchmark ini, semakin besar nilai yang didapat, semakin baik.
Kesimpulan
OPPO F1 Plus memiliki desain yang cantik meski ia mirip dengan iPhone dari Apple. Tanpa casing, OPPO F1 Plus memang agak licin. Namun, pada OPPO sudah melengkapi smartphone yang satu ini dengan casing silikon, sehingga ia menjadi tidak terlalu licin.Secara keseluruhan, performa OPPO F1 Plus memuaskan, meski selama penggunaan sesekali saya menemui masalah. Satu kelebihan dari smartphone baru dari OPPO ini adalah karena ia memiliki baterai yang tahan lama. Ditambah dengan fitur fast charging, Anda tidak perlu khawatir akan kehabisan baterai.
| OPPO F1 Plus | |
| Prosesor | MediaTek MT6755 Helio P10 @2.00 GHz octa-core |
| RAM | 4GB |
| OS | Android 5.1 + ColorOS 3.0 |
| GPU | Mali-T860 |
| Memori Internal | 64GB |
| Kamera | 13MP (belakang), 16MP (depan) |
| Dimensi | 151,8 x 74,3 x 6,6 mm |
| Bobot | 145 gram |
| Baterai | 2.850 mAh |
| Layar | 5,5 inci 1920 x 1080 pixel |
| Harga | Rp5.499.000 |
OPPO F1 Plus
7,8
- Desain tipis dan cantik
- RAM dan memori internal besar
- Baterai tahan lama dan fast charging
- Bodi yang agak licin
- Antarmuka yang agak membingungkan
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News