Mengutip BBC, Ingenuity berhasil mengudara selama kurang dari satu menit, namun NASA merayakan hal yang dinilainya mewakili penerbangan pertama bertenaga dan dikendalikan oleh pesawat di dunia lain.
Konfirmasi menyoal penerbangan pertama ini diberikan oleh satelit di Mars, yang menyampaikan data helikopter tersebut kembali ke Bumi. Badan Antariksa Amerika Serikat ini menjanjikan penerbangan lebih berpetualang dalam beberapa hari mendatang.
Ingenuity akan diperintahkan untuk terbang lebih tinggi dan lebih jauh, karena teknisi bertujuan untuk menguji batas dari teknologi tersebut. Helikopter dibawa ke Mars dengan menumpang Perseverance Rover, yang mendarat di Kawah Jezero di Planet Merah tersebut pada bulan Februari lalu.
Project Manager untuk Ingenuity di NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) di Pasadena, California, MiMi Aung menyebut saat ini pihaknya dapat mengklaim bahwa manusia telah menerbangkan helikopter planet lain.
Aung juga telah berdiskusi dalam jangka waktu lama menyoal momen Wright Brothers di Mars, dan saat ini momen tersebut menjadi kenyataan. Momen ini mengacu pada Wilbur dan Orville Wright yang melakukan penerbangan pesawat terkendali dan bertenaga pertama di Bumi pada tahun 1903.
Ingenuity bahkan membawa serta bagian kecil bahan dari salah satu sayap Flyer 1, pesawat yang dibuat untuk penerbangan bersejarah di Kitty Hawk, Carolina Utara, lebih dari 117 tahun lalu.
Demonstrasi yang dilakukan NASA menampilkan helikopter kecil di Mars ini naik setinggi tiga meter, melayang, berputar 96 derajat, kembali melayang, dan kemudian turun. Secara keseluruhan, helikopter ini terbang hampir selama 40 detik sebelum mendarat.
Menerbangkan pesawat di Mars tidaklah mudah, sebab atmosfer di planet tersebut sangat tipis, hanya satu persen dari kepadatan di Bumi. Hal ini menyebabkan baling-baling di helikopter mendapatkan sangat sedikit dorongan untuk dapat terbang.
Helikopter ini mendapatkan bantuan dari gravitasi lebih rendah di Mars, namun tetap membutuhkan banyak usaha untuk melayang di udara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News