Robot rover atau penjelajah Mars terbaru dari NASA bernama Perseverance. (NASA)
Robot rover atau penjelajah Mars terbaru dari NASA bernama Perseverance. (NASA)

NASA Terbang ke Mars Menyusul Uni Emirat Arab dan Tiongkok

Teknologi antariksa nasa
Cahyandaru Kuncorojati • 30 Juli 2020 08:09
Jakarta: Besok, NASA bakal menyusul Uni Emirat Arab dan Tiongkok dalam misi penelitian ke Planet Mars. Ini bukan misi pertama bagi Amerika Serikat. Misi ini akan kembali mendaratkan robot rover terbarunya Perseverance, pengganti Curiosity.
 
NASA akan menerbangkan roket bernama ULA (United Alliance Launch) Atlas V dari Space Launch Complex 41 di Cape Canaveral Air Force Station, Florida Amerika. Waktu peluncuran pada pukul 7.50 EDT atau jam 17.50 tanggal 31 Juli 2020 waktu Indonesia.
 
Masih sama seperti semua misi antarika NASA, proses peluncuran ini akan bisa disaksikan live streaming dari channel YouTube NASA. Misi ini akan menjadi pencapaian terbaru bagi NASA karena mereka membawa rover terbaru yang lebih canggih dari Curiosity.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BACA: 3 Negara Berebut Terbang ke Mars di Bulan Ini
 
Perseverance atau yang disapa Percy akan membawa banyak peralatan baru untuk mengumpulkan material Planet Mars. NASA akan mendaratkan rover di Jezero Crater, sebuah kawah yang diyakini pernah menampung air di planet merah tersebut.
 
Petualangan Perseverance akan menjadi perhatian karena untuk pertama kali NASA membekali robot mereka dengan sebuah teknologi mirip helikopter. Rover ini juga dilengkapi mikrofon untuk mendengar bunyi yang terdengar di planet tersebut.
 
BACA: Tiongkok Bersiap Hadapi Tantangan Misi Antariksa ke Mars
 
Waktu perjalanana dari Bumi ke Planet Mars menurut NASA akan membutuhkan waktu hingga tujuh bulan. Durasi ini jauh lebih lama dibandingkan perjalanan astronaut dari Bumi ke stasiun luar angkasa internasional atau ISS yang hanya dua hari.
 
Namun jarak tempuk Bumi ke Mars tersebut hampir sama dengan durasi tugas astronaut di ISS yang mencapai enam bulan. NASA kini juga sedang menantikan kepulangan dua astronaut yang melakukan uji coba pesawat Crew Dragon SpaceX dari ISS ke Bumi.
 
BACA: Astronaut NASA Crew Dragon Pulang ke Bumi Bulan Depan
 
Apabila misi tersebut berhasil, NASA sudah menyiapkan dua misi ISS berdurasi enam bulan yang akan terbang di bulan September mendatang dan satu lagi di tahun 2021. Misi ini akan berkolaborasi dengan Jepang, Uni Eropa, dan Rusia.
 

(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif