NASA Sukses Daratkan InSight, Lalu Apa?

Ellavie Ichlasa Amalia 28 November 2018 11:53 WIB
antariksanasa
NASA Sukses Daratkan InSight, Lalu Apa?
InSight mendarat di Mars. (AFP / NASA)
Jakarta: NASA sukses mendaratkan InSight di Mars. Namun, ini hanyalah awal dari eksplorasi mereka.

Hal pertama yang InSight lakukan setelah ia mendarat adalah mengambil foto. Setelah itu, ia mulai membuka panel suryanya.

NASA mengonfirmasi bahwa panel surya pada InSight membuka tanpa masalah. Ini penting untuk keberlangsungan misi InSight di Mars untuk mengetahui tentang bagian dalam dari Mars dan mendeteksi gempa Mars.


"Kami menggunakan tenaga surya, jadi memastikan bahwa panel surya bekerja dengan baik penting," kata Project Manager InSight, Tom Hoffman, seperti yang dikutip dari Cnet. "Dengan panel surya sebagai sumber energi, kami akan memulai berbagai eksperimen sains yang menarik dan kami akan memulai investigasi pertama tentang isi planet Mars."

Setelah InSight aktif, para tim dalam misi ini akan memeriksa bahwa tangan robot dan semua perangkat yang ia bawa tidak mengalami masalah.

Dua kamera InSight yang tadinya tertutup debu akan menjadi bersih sehingga ia bisa menangkap foto dan memberikan gambar yang mendetail tentang permukaan kemerahan Mars. Dengan begitu, para peneliti bisa menentukan tempat terbaik untuk meletakkan instrumen yang ada.

Kemudian, tangan robot InSight akan meletakkan seismometer yang disebut SEIS (Seismic Experiment ofr Interior Structure) dan meletakkan pelindung panas dan angin di atas seismometer tersebut.

Lalu, beberapa probe pada InSight akan menggali hingga kedalaman 4,9 meter untuk menghitung suhu internal dan mempelajari kandungan di dalam Mars.

Elizabeth Barrett, yang memimpin operasi terkait instrumen pada InSight, berkata bahwa proses untuk menempatkan berbagai instrumen ini akan memakan waktu sekitar dua sampai tiga bulan.

Setelah itu, proses pengeboran akan memakan waktu sekitar satu sampai dua bulan. Data sains baru akan dihasilkan setelah itu.

"Pendaratan memang menarik, tapi saya tidak sabar untuk mulai pengeboran," kata Principal Investigator InSight, Bruce Banerdt.





(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.