Booking.com turut memanfaatkan AI untuk menghadirkan layanan lebih terpersonalisasi bagi pengguna.
Booking.com turut memanfaatkan AI untuk menghadirkan layanan lebih terpersonalisasi bagi pengguna.

Cara Booking Pakai AI Demi Layani Konsumen

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 28 September 2018 13:11
Jakarta: Teknologi kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu tren dengan pertumbuhan popularitas dan tingkat adopsi pesat.
 
Tengah dipopulerkan oleh penggiat ranah smartphone, nyatanya AI juga dimanfaatkan oleh sejumlah industri lain, termasuk layanan jasa di bidang perjalanan.
 
Salah satu pelaku industri jasa perjalanan ini adalah Booking.com yang juga memanfaatkan teknologi AI untuk membantunya menyuguhkan layanan lebih baik kepada pengguna situs jasanya. Pemanfaatan ini hadir untuk menampilkan daftar penawaran yang telah dipersonalisasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"AI didukung oleh machine learning, berkemampuan mempelajari perilaku konsumen dan memprediksi kegiatan yang akan dilakukan konsumen. Ini membantu Booking.com menampilkan daftar penawaran seperti tiket atau hotel yang sesuai dengan kebiasaan konsumen," ujar CMO Global Booking.com Pepijn.
 
Selain itu, pemanfaatan AI dihadirkan Booking melalui chat bot, membantu layanannya dalam memberikan jawaban atas pertanyaan atau menanggapi keluhan konsumen secara lebih cepat.
 
Menyoal keluhan, Booking tidak mengandalkan chat bot sepenuhnya untuk memberikan respons kepada keluhan konsumen.
 
Booking mengaku tetap mementingkan sentuhan manusia, melalui tim customer service, untuk memberikan solusi akhir sesuai keluhan pengguna. Sebab, untuk menangani permasalahan lebih sensitif seperti keluhan, Booking.com menilai empati manusia masih menjadi salah satu faktor penting.
 
Didukung pembelajaran mesin juga memungkinkan AI mempelajari bahasa yang digunakan oleh konsumen Booking. Saat ini, chat bot baru memahami bahasa Inggris, dan juga masih mengalami keterbatasan menyoal aksen.
 
Namun Pepijn menyebut, dengan semakin banyak konsumen dari berbagai negara dan bahasa menggunakan layanannya, akan memungkinkan AI chat bot memelajari dan memahami bahasa tersebut. Pepijn berjanji menambahkan lebih banyak dukungan bahasa untuk chat bot pada layanannya di masa mendatang.
 
Disinggung soal investasi terkait penerapan teknologi AI, Booking mengaku tidak menyiapkan anggaran khusus atau menjadikan investasi di bidang ini sebagai hal yang memberatkan. Sebab, sebagai perusahaan teknologi yang menawarkan layanan dan jasa di bidang perjalanan, mengembangkan dan memanfaatkan teknologi merupakan hal alami.
 
Menjadikan pemanfaatan teknologi ini sebagai salah satu fokus investasinya juga diakui Pepijn tidak hanya karena teknologi menghadirkan kemudahan pada layanan untuk konsumen, juga membantu perusahaannya untuk memperbesar bisnis.
 
Sementara itu, Teknologi AI juga disebut Pepijn tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan di bidang layanan seperti Booking, tapi juga untuk perusahaan di berbagai bidang, sehingga menyarankan perusahaan untuk memanfaatkan AI pada bisnis mereka.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif