Smart Footwear
Smart Footwear

Teknologi Sepatu Cerdas Pantau Pola Berjalan dan Dukung Kesehatan Berbasis Data

Mohamad Mamduh • 20 Februari 2026 18:08
Ringkasnya gini..
  • Smart footwear dirancang dengan sensor tekanan yang tertanam pada sol sepatu untuk membaca distribusi gaya tekan pada telapak kaki.
  • Ketidakseimbangan beban sering kali tidak disadari karena secara visual seseorang merasa berjalan normal.
  • Pengembangan riset analisis gait pattern ini merupakan bagian dari upaya PRMC BRIN menghadirkan teknologi mekatronika cerdas.
Jakarta: Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mengembangkan inovasi berbasis teknologi mekatronika cerdas melalui riset smart footwear yang mampu menganalisis pola berjalan (gait pattern) manusia secara objektif dan terukur. Teknologi ini berpotensi dimanfaatkan dalam pemantauan kesehatan hingga mendukung proses rehabilitasi berbasis data.
 
Riset tersebut dipaparkan Peneliti Ahli Pertama Pusat Riset Mekatronika Cerdas (PRMC) BRIN, Bahrudin, dalam kunjungan ilmiah Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) di Kawasan BRIN Bandung, Senin (9/2).
 
Smart footwear dirancang dengan sensor tekanan yang tertanam pada sol sepatu untuk membaca distribusi gaya tekan pada telapak kaki. Sensor tersebut menangkap tekanan saat kaki menyentuh permukaan tanah, kemudian mengirimkan data secara nirkabel ke sistem kendali untuk diolah menjadi informasi pola berjalan.

“Setiap fase berjalan menghasilkan karakteristik tekanan yang berbeda. Dari analisis gait pattern ini, ketidakseimbangan beban antara kaki kanan dan kiri dapat diidentifikasi secara objektif,” jelas Bahrudin.
 
Menurutnya, ketidakseimbangan beban sering kali tidak disadari karena secara visual seseorang merasa berjalan normal. Pendekatan berbasis data memungkinkan kondisi tersebut dipantau lebih akurat dibandingkan pengamatan visual semata. Melalui perekaman data secara kontinu, pola berjalan dapat dipelajari dan dibandingkan dari waktu ke waktu sehingga membuka peluang pemantauan kondisi mobilitas secara lebih terukur.
 
Teknologi ini juga telah terintegrasi dengan sistem komunikasi dan cloud melalui application programming interface (API). Integrasi tersebut memungkinkan data hasil pengukuran ditampilkan, disimpan, dan dianalisis secara sistematis. Dengan demikian, data tidak hanya berfungsi sebagai informasi sesaat, tetapi menjadi dasar pengembangan teknologi pendukung mobilitas di masa depan.
 
Pengembangan riset analisis gait pattern ini merupakan bagian dari upaya PRMC BRIN menghadirkan teknologi mekatronika cerdas yang adaptif dan aplikatif sesuai kebutuhan di lapangan. Pendekatan ini menempatkan teknologi bukan sekadar perangkat teknis, melainkan solusi berbasis data yang berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup manusia.
 
“Melalui pengembangan smart footwear, BRIN terus mendorong pemanfaatan riset berbasis data dan teknologi mekatronika cerdas untuk mendukung pemantauan kesehatan dan mobilitas manusia secara lebih terukur dan berkelanjutan,” ujar Bahrudin.
 
Sementara itu, Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI, Sriyadi, menyampaikan bahwa kunjungan ke BRIN memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam memahami proses riset hingga menghasilkan teknologi yang bermanfaat.
 
“Kegiatan ini menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat proses riset dan inovasi, serta memahami bagaimana hasilnya dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Sriyadi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA