Perangkat ini menjadi tablet pertama Motorola dalam lebih dari satu dekade yang kembali dipasarkan secara luas, termasuk melalui operator besar di Amerika Serikat mulai 30 April 2026.
Moto Pad 2026 hadir dengan layar 11 inci beresolusi 2.5K dan refresh rate 90Hz, yang dirancang untuk kebutuhan hiburan hingga produktivitas ringan.
Tablet ini juga mengusung desain all-metal dengan ketebalan hanya 6,99 mm dan bobot sekitar 480 gram. Sertifikasi IP52 turut memberikan perlindungan terhadap cipratan air.
Di sektor performa, Moto Pad 2026 ditenagai chipset MediaTek Dimensity 6300, dipadukan dengan RAM 8GB dan penyimpanan internal 128GB.
Tablet ini juga mendukung ekspansi microSD hingga 2TB, menjadikannya fleksibel untuk kebutuhan penyimpanan file besar seperti video dan dokumen.
Untuk konektivitas, perangkat ini sudah mendukung jaringan 5G, yang menjadi nilai tambah di kelas tablet terjangkau.
Moto Pad 2026 dibekali baterai 7.040mAh dengan dukungan pengisian 20W. Motorola mengklaim perangkat ini mampu digunakan hingga 12 jam streaming dalam sekali pengisian daya.
Di sektor audio, tablet ini dilengkapi quad speaker dengan dukungan Dolby Atmos untuk pengalaman multimedia yang lebih imersif.
Sementara untuk kamera, tersedia sensor 8MP di belakang dan 5MP di depan untuk kebutuhan video call dan dokumentasi ringan.
Moto Pad 2026 dibanderol dengan harga sekitar USD 249,99 atau setara Rp4 jutaan. Harga ini membuatnya bersaing dengan tablet kelas menengah seperti Samsung Galaxy Tab series di segmen entry-mid.
Meskipun tidak ditujukan sebagai tablet flagship, perangkat ini menawarkan kombinasi spesifikasi yang cukup seimbang untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari konsumsi konten hingga produktivitas ringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News