Foto: ZTE
Foto: ZTE

ZTE dan SURGE Luncurkan Layanan Komersial 5G FWA 1.4GHz Pertama di Dunia

Mohamad Mamduh • 06 Maret 2026 14:08
Ringkasnya gini..
  • Pengumuman ini menyusul keberhasilan PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak perusahaan SURGE, sebagai pemenang lelang frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) 2025.
  • Keunggulan utama terletak pada pemanfaatan pita frekuensi 1,4GHz yang merupakan spektrum mid-band.
  • Frekuensi ini menawarkan keseimbangan optimal antara cakupan dan kapasitas.
Jakarta: ZTE Corporation dan PT Solusi Sinergi Digital mengumumkan kemitraan strategis untuk menggelar layanan 5G Fixed Wireless Access (FWA) komersial menggunakan spektrum 1,4GHz pertama di dunia di Indonesia. Kolaborasi penting ini diresmikan di ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona pada 2 Maret 2026.
 
Kemitraan ini bertujuan mempercepat inklusi digital, memperluas akses fixed broadband, dan menjembatani kesenjangan konektivitas bagi masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah yang belum terlayani infrastruktur fiber optik tradisional.
 
Pengumuman ini menyusul keberhasilan PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak perusahaan SURGE, sebagai pemenang lelang frekuensi Broadband Wireless Access (BWA) 2025 untuk Region-1. Region-1 ini mencakup Jawa, Maluku, dan Papua, yang merepresentasikan lebih dari 60% total populasi Indonesia, menjadikannya pasar digital yang paling strategis.

Dengan pencapaian tersebut, SURGE secara resmi diakui sebagai operator 5G FWA 1,4GHz pertama di dunia yang meluncurkan layanan fixed broadband komersial menggunakan spektrum ini secara global.
 
Layanan komersial tersebut diluncurkan dengan merek IRA – Internet Rakyat pada 19 Februari 2026. Layanan ini menawarkan fixed broadband berkecepatan tinggi hingga 100Mbps dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp100.000 (sekitar USD6) per bulan. Paket ini juga mencakup kuota unlimited dan gratis sewa modem, menjadikannya solusi akses internet yang inklusif dan andal bagi semua lapisan masyarakat.
 
Sebagai mitra teknologi utama, ZTE menghadirkan solusi FWA terintegrasi end-to-end, meliputi infrastruktur Radio Access Network (RAN), perangkat Customer Premises Equipment (CPE), serta layanan implementasi teknis yang komprehensif. Model penggelaran turnkey ini dirancang untuk memastikan komersialisasi yang cepat.
 
Keunggulan utama terletak pada pemanfaatan pita frekuensi 1,4GHz yang merupakan spektrum mid-band. Frekuensi ini menawarkan keseimbangan optimal antara cakupan dan kapasitas, sehingga mendukung jangkauan layanan yang lebih luas dan penetrasi sinyal indoor yang lebih baik.
 
Selain itu, integrasi akses nirkabel 1,4GHz dengan jaringan backbone fiber optik milik SURGE di sepanjang koridor jalur kereta api di Pulau Jawa dapat menurunkan biaya investasi per pelanggan.
 
Richard Liang, Presiden Direktur ZTE Indonesia, menyampaikan kebanggaannya dalam kolaborasi ini. “Kemitraan ini menunjukkan bagaimana teknologi nirkabel generasi terbaru dapat menjadi solusi praktis dan efisien biaya untuk memperluas akses fixed broadband secara masif, khususnya di Indonesia,” ujarnya.
 
Senada dengan itu, Shannedy Ong, Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk sekaligus Presiden Direktur PT Telemedia Komunikasi Pratama, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk mempercepat konektivitas nasional. “Dengan teknologi dan keahlian ZTE, kami yakin dapat menghadirkan akses internet berkualitas tinggi kepada lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia,” tambahnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA