Namun fungsi inti tersebut turut menggelitik rasa ingin tahu masyarakat, terkait kompatibilitasnya dengan PC. Mengutip MacRumors, Apple mengonfirmasi bahwa Studio Display dapat berfungsi dengan PC.
Apple menyebut terdapat fungsi tertentu usungan monitor ini yang tidak akan dapat berfungsi, kecuali monitor terhubung ke perangkat Mac. Fitur tersebut termasuk Center Stage, dasarnya menjaga pengguna di bagian tengah bingkai bahkan saat mereka bergerak.
Fitur lainnya yaitu True Tone, yang secara otomatis menyesuaikan suhu warna layar berdasarkan dengan pencahayaan sekitar. Apple juga menyebut bahwa menghubungkan Studio Display dengan PC juga menyebabkan fitur yang membutuhkan update firmware tidak dapat berfungsi.
Hal ini karena proses tersebut membutuhkan komputer Mac untuk mengunduh dan menginstal update. Apple juga menyebut bahwa resolusi Studio Display akan bervariasi pada masing-masing sistem.
Artinya, bahkan meski monitor mengusung resolusi 5K, namun jika PC yang terhubung memiliki spesifikasi lebih rendah, maka monitor tidak akan dapat mendukung resolusi itu dan menampilkan konten dalam resolusi terbaik.
Sebelumnya, analis Apple kenamaan Ming-chi Kuo mengungkap sejumlah prediksi menarik terkait MacBook Air generasi selanjutnya. Perangkat ini diprediksi akan meluncur pada akhir tahun 2022 mendatang.
Untuk memenuhi waktu tenggat, Apple diperkirakan akan memulai produksi pada kuartal kedua atau ketiga. Desain baru perangkat ini diperkirakan akan selaras dengan lini MacBook Pro yang saat ini tersedia di pasar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News